Habapublik.com, Banda Aceh: Harga ikan di sejumlah pasar di Banda Aceh, Mengalami kenaikan. Menurut sejumlah pedagang hal ini di sebabkan kurangnya pasokan dari sejumlah para pemasok.
Sejak 3 hari terakhir harga ikan di sejumlah pasar di Banda Aceh mengalami kenaikan. Para pedagang tampak hanya menjajakan stok dagangan dengan jumlah minim. Salah satunya yang terjadi di pasar Neusu Aceh.
Menurut salah seorang pedagang ikan Sudirman pasokan menurun sehingga ada jenis ikan yang terbatas di pasaran. Dia mencontohkan untuk ikan tuna dari RP 22 ribu naik menjadi ke Rp 28 ribu perkilogram nya. Sementara ikan kembung dari Rp 32 ribu meningkat menjadi Rp 40 ribu, Sedangkan jenis udang dari Rp 55 ribu naik Rp 65 ribu perkilogram.
Dia menambahkan pasokan berkurang, Karena dalam beberapa hari ini nelayan tidak melaut, Karena di Aceh sedang memperingati 20 tahun Mengenang Tsunami tahun ini.
“Semua jenis ikan naik, karena nelayan gak melaut. Kita pasok dari TPI Lampulo, karena tutup jadi pasokan kurang. Memang produksi kurang, kalau lebih harga akan murah. ya juga karena ada perigatan tsunami, jadi ada acara-acara do’a, zikir, juga kenduri. ada larangan melaut untuk nelayan selama peringatan mengenang tsunami,” jelasnya, Kamis (26/12/2024).
Sudirman mengatakan untuk pembeli juga mengalami penurunan, Sehingga sangat sulit memperkirakan keuntungan yang di dapat dalam beberapa hari ini. Namun dia memprediksi dalam beberapa hari ini harga akan kembali membaik, dan dapat di jangkau kembali oleh masyarakat. “Mungkin setelah acara=acara ini akan kembali normal dalam beberapa hari ini” tambahnya.
Dari Informasi yang di terima Habapublik.com dari 10 lapak pasar Ikan di Pasar Neusu Banda Aceh, Hanya 6 lapak yang buka hari libur ini. Para pedagang buka lapak dari pukul 08.00 hingga 18.00 Wib.(*)












