News  

Klien Rehabilitasi Narkoba di BNN Sabang Menurun Selama Tahun 2024

Jumlah klien yang menjalani rehabilitasi narkoba di BNN Sabang dari tahun ke tahun menurun. Pada tahun 2023, BNN menangani sebanyak 9 klien, kemudian turun menjadi 7 klien pada tahun 2024. Foto/Difa

Habapublik.com, Sabang : Badan Narkotika Nasional (BNN) Sabang mencatat adanya penurunan jumlah klien yang menjalani rehabilitasi dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, BNN menangani sebanyak 9 klien, kemudian turun menjadi 7 klien pada tahun 2024. Sementara pada Januari 2025 tercatat sudah 4 klien.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Sabang melalui Ketua Tim Klinik Rehabilitasi BNN Sabang, dr. Rahmat Fauza mengatakan, seluruh klien yang telah menjalani rehabilitasi kini sudah pulih dan dikembalikan ke lingkungan sosialnya. Rata-rata klien tersebut, berusia antara 20 hingga 35 tahun, dan saat ini sudah mampu kembali menjalani aktivitas sosial secara normal.

“Selain itu, BNN juga menyoroti kasus anak-anak yang menggunakan lem sebagai zat adiktif. Pada tahun 2023, tercatat ada 6 anak laki-laki berusia SD hingga SMP yang terlibat dalam penyalahgunaan lem. Sementara pada tahun 2024, kasus serupa masih terjadi, namun tidak sampai pada tahap rehabilitasi di klinik BNN,” ujar dr Fauza, Jum’at (31/01/2025).

Meski proses rehabilitasi selama dua tahun terakhir ini berhasil, namun BNN juga menghadapi berbagai kendala. Salah satu tantangan utama adalah membangun rasa kepercayaan antara klien dan konselor.

“Tidak jarang klien absen dalam dua hingga tiga sesi pertemuan karena alasan pekerjaan atau faktor lainnya. Secara aturan, rehabilitasi membutuhkan delapan kali pertemuan, namun BNN selalu siap mendampingi kapan pun klien membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba, BNN Sabang lebih aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Edukasi sejak dini dinilai penting agar generasi muda memahami bahaya narkoba dan tidak menjadikannya sebagai jalan keluar untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Dr. Fauza menghimbau, untuk generasi muda agar menjauhi narkoba. Bagi yang sudah terlanjur terjerumus atau keluarga yang ingin mencari bantuan, Badan Narkotika Nasional (BNN) siap memberikan dukungan. Langkah ini sangat penting dalam upaya rehabilitasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

Dengan upaya preventif dan rehabilitatif yang terus dilakukan, BNN Sabang berharap angka penyalahgunaan narkoba di wilayah ini terus menurun demi menciptakan generasi yang sehat dan bebas dari narkoba.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *