Habapublik.com, Sabang : Harga emas perhiasan di Kota Sabang kembali mengalami kenaikan sejak pertengahan Juli lalu. Harga per mayam yang sebelumnya Rp 5,7 juta kini naik menjadi Rp 5,8 juta.
Pemilik salah satu toko emas di Kota Sabang, Zulfikar, mengatakan tren kenaikan ini menyebabkan tingginya tren penjualan emas pada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa transaksi tersebut meningkat, bisa mencapai 30 hingga 50 mayam.
“Jadi karena harga selama ini terus naik, masyarakat malah memilih untuk menjual emasnya. Kalau pun ada yang beli paling hanya sekitaran 10 mayam perhari,” ujar Zulfikar, Kamis (24/7/2025).
Menurutnya, banyak warga yang tetap membeli perhiasan untuk investasi jangka panjang meski harga naik. Kenaikan ini juga dipengaruhi kondisi pasar nasional dan tren harga global.
Sementara itu salah satu warga Sabang Nilawati mengaku harus menunda rencana membeli perhiasan karena selisih harga yang terus naik tiap pekan. Ia menambahkan, saat harga sempat turun beberapa waktu lalu, lebih banyak masyarakat yang membeli.
“Saya berharap harga bisa turun lagi supaya kami masyarakat kecil bisa beli emas perhiasan untuk simpanan. Karena kalau turun pun, tidak banyak hanya puluhan ribu saja,” kata Nilawati.
Kenaikan harga emas perhiasan di Sabang juga berkaitan dengan meningkatnya permintaan lokal. Pedagang emas menyebut momen seperti ini sering dimanfaatkan warga untuk membeli emas sebagai simpanan.
Meski harga naik, toko-toko emas di pusat kota Sabang tetap dipadati pembeli yang datang setiap hari. Mereka berharap harga bisa kembali stabil agar daya beli masyarakat tidak terus tertekan.(*)












