Habapublik.com, Sabang : Festival Anak Shaleh di Gampong Krueng Raya, Kota Sabang bukan sekadar lomba, tapi sarana pendidikan karakter Islami. Kegiatan ini penting untuk membentuk generasi saleh dan berakhlak sejak dini.
Kepala Dinas Syariat Islam Kota Sabang, Drs. Marwan, menegaskan festival ini bertujuan membina akidah dan akhlak anak. Ia mengajak masyarakat menjadikannya sebagai refleksi pendidikan anak di rumah.
“Menjadi juara bukanlah tujuan utama, tapi cara untuk membentuk anak-anak yang benar-benar sholeh. Festival ini menjadi jalan untuk menanamkan nilai agama yang bisa diamalkan dalam kehidupan mereka sehari-hari,” tegas Marwan, saat membuka secara resmi FASI Krueng Raya, Selasa (29/07/2025).
Marwan menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak saat ini yang lebih akrab dengan gadget ketimbang aktivitas mengaji dan beribadah. Menurutnya, pola pendidikan keagamaan di rumah sudah mulai berkurang dan perlu diperkuat kembali.
“Anak sholeh bukan hasil dari perlombaan semata, tapi hasil dari proses panjang yang dimulai di rumah. Orang tua harus aktif mendidik anak-anaknya, tidak hanya menyerahkan sepenuhnya kepada guru ngaji atau ustadz,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak sebagai aset dan amal jariyah. Pendidikan agama sejak dini menjadi bekal anak dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.
Festival Anak Sholeh juga menjadi salah satu strategi Kota Sabang dalam membangun kembali kejayaan prestasi keagamaan di tingkat provinsi maupun nasional. Marwan optimis, dengan pembinaan yang serius, generasi muda Sabang dapat bersaing dan mengharumkan nama daerah.
Ia berharap kegiatan ini mendorong gampong-gampong di Sabang menghidupkan kembali budaya belajar Al-Qur’an di keluarga. Dengan kolaborasi semua pihak, Sabang diyakini bisa melahirkan generasi cerdas dan beriman.(*)












