Pemko Sabang Lakukan Pemusnahan Obat dan BMHP Kadaluarsa

Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana melaksanakan pemusnahan obat Bahan Media Habis Pakai (BMHP) Kadaluarsa, Rabu (27/8/2025). Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana melaksanakan pemusnahan obat Bahan Media Habis Pakai (BMHP) Kadaluarsa. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab menjaga mutu pelayanan serta keselamatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang dr.Edi Suharto mengatakan, pemusnahan obat tersebut merupakan bagian dari akuntabilitas pengelolaan obat. Kegiatan ini juga bertujuan agar tidak ada lagi obat yang berpotensi disalahgunakan maupun membahayakan masyarakat.

“Kegiatan pemusnahan obat hari ini dilakukan terhadap obat kedaluwarsa, obat rusak secara fisik maupun kemasan, obat yang tidak memenuhi syarat mutu, serta sisa obat yang tidak lagi digunakan dalam pelayanan,” ujar Edi, Rabu (27/8/2025).

Jumlah keseluruhan obat yang dimusnahkan pada kesempatan ini mencapai Rp2,3 miliar lebih, yang sumber dananya berasal dari APBK tahun 2025. Proses pemusnahan dilaksanakan di Instalasi Farmasi Kota Sabang dengan pengawasan lintas sektor terkait.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan obat di Sabang semakin meningkat. Dengan begitu masyarakat bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih aman dan berkualitas,” tambahnya.

Kegiatan pemusnahan obat juga menjadi sarana evaluasi terhadap proses perencanaan dan distribusi obat di daerah. Dengan pengelolaan yang lebih tepat, diharapkan efisiensi anggaran kesehatan dapat lebih maksimal.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor seperti kepolisian, kejaksaan, dan inspektorat juga memperkuat pengawasan. Pemerintah Kota Sabang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dalam penyediaan layanan kesehatan.

Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas. Pemerintah berharap dukungan semua pihak agar program kesehatan di Sabang dapat berjalan lebih baik ke depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *