Daerah  

Pengurus HUDA Nagan Raya Periode 2025-2030 Dilantik

Ketua PW HUDA Nagan Raya, Abu Saifuddin Idris melantik Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (PW HUDA) Kabupaten Nagan Raya di Komplek Dayah Darul Aman, Desa Kuta Padang, Kabupaten Nagan Raya pada Selasa malam, 28 Oktober 2025. Foto: Zulfikar.

Habapublik.com, Nagan Raya: Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (PW HUDA) Kabupaten Nagan Raya resmi dilantik berlangsung di Komplek Dayah Darul Aman, Desa Kuta Padang, Kabupaten Nagan Raya pada Selasa malam, 28 Oktober 2025.

Pembacaan Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Besar (PB) HUDA dibacakan oleh Tgk Mujlisal S.Ag.,MH dihadapan yang berhadir Bupati Nagan Raya diwakili Plt. Kadis Syariat Islam, Anzani, S. Ag, Anggota DPRK Cut Man, Ketua MPU, Said Muntazar dan Kepala Kankemenag, Dr. H. Salman Al Farisi, S.Ag., M.Pd.

Ketua Panitia Ade Irwanto mengatakan, kegiatan pelantikan sudah menjadi agenda PB HUDA yang dilakukan secara maraton yang dibertepatan pada malam ini.

Terlaksananya acara ini berkat kerjasama berbagai pihak, terutama sumber dari anggaran yang terus mengalir, semua itu terkumpul dari masyarakat, pengurus hingga kontribusi dari wali santri juga lingkungan dayah.

“Kami selaku panitia amat berterima kasih dalam berbagai hal atas kontribusi tersebut, kita panitia dan pengurus dengan modal percaya diri kami selalu yakin ikhtiar mudah kami lalui, Insya Allah program kedepan bisa dijalankan kedepannya,” katanya.

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, diwakili Kadis Syariat Islam, Anzani, S.Ag mengatakan, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyampaikan selamat dan tahniah kepada pengurus HUDA yang baru dilantik.

Diharapkan pengurus baru menjalankan amanah dengan tanggung jawab, keikhlasan, dan kebersamaan demi kemaslahatan umat.

Ditekankan pentingnya peran ulama dalam membimbing masyarakat, menjaga aqidah, memperkuat moral, dan bersinergi dengan umara untuk membangun masyarakat religius dan berakhlakul karimah.

“HUDA dianggap sebagai mitra strategis pemerintah diantaranya dalam, mengembangkan pendidikan dayah, memperkuat nilai-nilai keislaman hingga menjaga marwah Aceh sebagai Serambi Mekkah,”ujarnya.

Dikatakannya, Pemerintah berkomitmen mendukung peran dayah dan ulama, melalui, pemberdayaan lembaga pendidikan dayah, peningkatan kesejahteraan tenaga pengajar dan penguatan program dakwah dan sosial kemasyarakatan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat menjadikan Nagan Raya maju, sejahtera, dan berlandaskan syariat Islam.

“Seruan kepada pengurus baru agar menjadi teladan, menjaga ukhuwah, serta aktif dalam pembangunan dan pendidikan karakter generasi muda. Kita berharap agar HUDA membawa kemajuan bagi dunia dayah dan Islam di Nagan Raya,” tutupnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua PW HUDA Nagan Raya, Abu Saifuddin Idris, ikut terharu dengan kehadiran semua pengurus yang dilantik dan para undangan hadir langsung.

“Kami merasa terharu karena semua kepengurusan hadir langsung, begitu juga dengan para tamu undangan, kami ucapkan terima kasih banyak, kedepannya HUDA Nagan Raya akan lebih baik dan cemerlang,” unggah Tu Din sapaan Abi Saifuddin.

Ia mengajak kepengurusan baru PW HUDA Nagan Raya untuk berkomitmen dan bertanggunga jawab. “Berkomitmen tidak ada perbuatan kekuasaan ladang ibadah sebagai amal pulang ke akhirat nanti. Semata mata hadir untuk menjaga umat guna menjaga dan membentengi umat dari kesalahan dalam beribadah,” unggahnya.

Tu Din juga berharap benar benar berkomitmen, memiliki prinsip, apalagi selama ini pihaknya bersafari dengan melakukan pertemuan hingga ditingkat kecamatan. Dalam hal itu rakyat untuk makmur juga sepakat dan semangat akan haus persatuan memperbaiki akhlak umat.

“Islam sebagai jawaban memajukan negeri ini, maka, HUDA hadir menyempurnakan akhlak manusia, karena hancurnya suatu negara karena SDM nya kurang tidak berakhlak mulia,” ungkapnya.

Ia menuturkan, bahwa HUDA sangat berkomitmen, dengan program andalan yakni TKD dan TOT, para masyarakat yang tidak tersetuh majelis, maupun khutbah jum’at. “Kita ikut menyelamatkan generasi muda dari hal yang tidak baik, berkolaborasi menyelamatkan generasi bangsa,” tutup Tu Din.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *