Habapublik.com, Sabang: SDN 3 Kota Sabang terus meningkatkan kedisiplinan siswa dan guru sebagai upaya memperbaiki mutu pembelajaran di sekolah. Langkah ini dilakukan seiring komitmen sekolah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih tertib dan berkualitas.
Kepala Sekolah SDN 3 Kota Sabang, Ely Fitriana, mengatakan disiplin menjadi pondasi utama dalam membangun budaya sekolah yang baik. Ia menegaskan, peningkatan mutu harus dimulai dari keteladanan guru dan konsistensi seluruh warga sekolah.
“Disiplin ini kami jadikan langkah awal karena dari sinilah mutu pendidikan bisa meningkat. Kepala sekolah memberi contoh kepada guru, guru memberi contoh kepada siswa agar budaya tertib terbentuk bersama,” jelas Ely, Rabu (26/11/2025).
Sekolah menerapkan sanksi mendidik bagi siswa yang terlambat, seperti memungut sampah atau mengambil sejumlah daun di halaman sekolah. Upaya ini efektif karena bukan bersifat hukuman fisik, melainkan penanaman tanggung jawab dan kebersihan lingkungan.
“Awalnya banyak siswa yang terlambat, namun perlahan berkurang setelah diberlakukan sanksi edukatif. Kami tetap mempertimbangkan keamanan anak dengan tidak membiarkan mereka menunggu di luar pagar sekolah,” tambahnya.
Penerapan disiplin ini juga berdampak pada peningkatan prestasi sekolah, termasuk capaian akreditasi A pada tahun 2023 yang dinilai langsung oleh tim BAN Provinsi. Kolaborasi antara guru dan kepala sekolah menjadi kunci dalam menjalankan program pembinaan hingga masuk aspek kebersihan dan karakter.
Selain itu, sekolah turut menambah berbagai kegiatan pendukung seperti pramuka dan drama sebagai ruang pembentukan minat dan kreativitas siswa. Kebiasaan menjaga lingkungan dan mengikuti aturan pun terus dilatih agar menjadi budaya yang melekat pada seluruh siswa.(*)












