Habapublik.com, Sabang – Dinas Perhubungan Kota Sabang mengimbau pengguna kendaraan roda empat untuk tidak melintasi Jalan Tinjau Alam akibat adanya retakan pada badan jalan. Jalan tersebut merupakan jalur pintas dari By Pass Sabang menuju kawasan Aneuk Laot dan Perikanan Sabang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, mengatakan imbauan tersebut disampaikan setelah pihaknya melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Dari hasil peninjauan ditemukan sejumlah retakan lama yang kondisinya semakin mengkhawatirkan setelah curah hujan tinggi
“Karena ada potensi retakan di jalan dan curah hujan kemarin cukup tinggi, kami berinisiatif menutup Jalan Tinjau Alam untuk kendaraan roda empat. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi longsor yang dapat membahayakan pengguna jalan,” ujar Husaini, Rabu (28/1/2026).
Sementara itu, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas dengan tetap mengutamakan kehati-hatian. Pengendara diminta tidak melintas terlalu ke sisi kiri jalan yang berbatasan langsung dengan tebing.
“Retakan ini sebenarnya sudah lama, namun karena intensitas hujan meningkat, sesuai arahan pimpinan kami memutuskan menutup sementara jalan tersebut. Penutupan akan dievaluasi kembali setelah kondisi dinyatakan aman,” tambahnya.
Husaini menjelaskan, keretakan tidak terjadi di sepanjang badan jalan, melainkan hanya di beberapa titik tertentu. Meski belum terjadi longsor, kondisi tersebut tetap berpotensi membahayakan jika hujan deras kembali turun.
Dishub Sabang mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda empat, untuk sementara menggunakan jalur alternatif. Imbauan ini disampaikan demi menjaga keselamatan masyarakat saat melintas di wilayah tersebut.(*)












