Habapublik.com, Sabang – Akibat beredarnya informasi terkait kenaikan bahan bakar minyak (BBM) memicu reaksi cepat masyarakat Kota Sabang. Warga tampak memadati SPBU Tapak Gajah sejak Selasa malam dan antrean masih berlangsung hingga Rabu siang.
Salah satu warga Sabang, Khalik, mengaku ikut mengantre sejak pagi saat SPBU mulai beroperasi. Ia datang lebih awal karena khawatir informasi kenaikan harga BBM benar-benar terjadi.
“Kami masih berpikir BBM benar-benar akan naik, jadi saya rela antre sejak pagi saat SPBU baru buka pukul 07.30 WIB. Antrean terlihat lebih ramai dibandingkan hari biasanya,” kata Khalik, Rabu 1 April 2026.
Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengular di area SPBU Tapak Gajah sejak malam hingga pagi hari. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kekhawatiran masyarakat terhadap informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Sementara itu, warga lainnya, Nita, mengatakan dirinya mengisi BBM di SPBU terdekat karena kebutuhan kendaraan sehari-hari. Ia mengaku kebetulan BBM di motornya sudah habis pada hari ini.
“Kebetulan BBM motor saya memang sudah habis hari ini, jadi saya isi di SPBU terdekat. Jadi kedatangan saya ke SPBU bukan karena terpengaruh isu kenaikan harga BBM,” ujar Nita.
Meski demikian, antrean panjang kendaraan masih terlihat di lokasi hingga Rabu siang. Sebagian warga memilih mengisi BBM lebih awal sebagai langkah antisipasi terhadap informasi yang beredar terkait rencana kenaikan harga BBM.(*)












