Habapublik.com, Subulussalam : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, Nasrul Padang, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 1 jenjang SMP. Kunjungan lapangan tersebut dipusatkan di SMP Negeri 1 Simpang Kiri, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran evaluasi standar kompetensi siswa tersebut. Kehadiran pimpinan Disdikbud ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta didik sekaligus memantau kesiapan infrastruktur pendukung selama proses ujian berlangsung.
Dalam arahannya, Nasrul Padang menekankan bahwa pelaksanaan TKA bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan instrumen penting untuk mengukur capaian belajar siswa. Ia mengingatkan para peserta agar fokus dan percaya diri dalam menjawab soal guna meraih hasil yang gemilang di masa depan.
“Kita ucapkan kepada para siswa selamay mengikuti tes TKA Tahun 2026. Menuju keberhasilan yang cerdas dan gemilang, mari kita sukseskan bersama. TKA ini akan menjadi sebuah indikator kompetensi siswa-siswi kita di lapangan,” ujar Plt Disdikbud Kota Subulussalam, Nasrul Padang, Senin 6 April2026.
Lebih lanjut, Nasrul menjelaskan bahwa data yang dihasilkan dari tes ini akan menjadi bahan evaluasi strategis bagi dinas. Hasil TKA diharapkan mampu menunjukkan peta kekuatan akademik siswa sehingga pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, langkah ini juga dipandang sebagai upaya kolektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik di lingkup Kota Subulussalam maupun secara nasional. Sinergi antara sekolah dan dinas terkait menjadi kunci utama dalam melahirkan generasi yang kompetitif dan memiliki kompetensi standar yang diakui.
Selain itu, pelaksanaan TKA gelombang pertama ini juga dilaporkan berjalan tertib dengan pengawasan ketat dari pihak sekolah. Disdikbud berkomitmen untuk terus mengawal jalannya tes pada gelombang-gelombang berikutnya guna memastikan seluruh siswa SMP di Subulussalam mendapatkan standar evaluasi yang setara.(*)












