Habapublik.com, Sabang – Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Kuchi Cuba Bina Gampong Ie Meulee, Kecamatan Sukajaya, mengembangkan usaha peternakan ayam petelur untuk mendukung ketahanan pangan. Program ini memanfaatkan dana desa dan kini mulai menghasilkan produksi telur setiap hari.
Ketua BUMG Kuchi Cuba Bina, Irman, menjelaskan usaha tersebut dijalankan sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa. Ia menyebutkan anggaran yang digunakan mencapai sekitar Rp222 juta atau 20 persen dari dana desa.
“Usaha ini kami jalankan untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Saat ini kami mengelola sekitar 700 ekor ayam petelur dan produksinya terus meningkat setiap hari,” ujar Irman, Sabtu 18 April 2026.
Produksi telur perdana dilakukan pada akhir Februari dengan hasil awal sekitar 90 butir per hari. Saat ini produksi meningkat menjadi sekitar 570 butir per hari atau setara 18 papan dan dipasarkan di wilayah gampong hingga Kota Sabang.
Sementara itu Keuchik Gampong Ie Meulee, M. Sukmadi, menilai usaha ini memberi dampak positif bagi kebutuhan telur masyarakat. Ia mengatakan selama ini pasokan telur di Sabang masih banyak bergantung dari luar daerah. Ì
“Dengan adanya peternakan ini, kita bisa membantu kebutuhan telur di Sabang dan mengurangi ketergantungan dari luar. Harga yang kita jual juga lebih terjangkau dibandingkan pasokan dari Medan,” kata M. Sukmadi.
Usaha peternakan ini juga menghadapi tantangan pada biaya pakan yang masih didatangkan dari luar daerah. Kebutuhan pakan per hari cukup besar sehingga mempengaruhi biaya operasional.
Pemerintah gampong berharap adanya dukungan alat pengolahan pakan agar biaya bisa ditekan. Masyarakat juga diharapkan membeli telur lokal sebagai bentuk dukungan terhadap usaha yang sedang berkembang ini.(*)












