Habapublik.com, Sabang – Aktivitas angkutan udara di Bandara Maimun Saleh Sabang tercatat relatif stabil setiap bulannya dengan jumlah pergerakan yang masih terbatas. Rata-rata per bulan, pergerakan pesawat berkisar 8 penerbangan dengan jumlah penumpang sekitar 14 orang.
Ketua Operasional Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Maimun Saleh Sabang, Imam Maulana, menjelaskan capaian tersebut menjadi gambaran umum aktivitas rutin bandara. Ia menyebut pola ini tidak jauh berbeda dari bulan ke bulan.
“Secara rata-rata, pergerakan pesawat di Sabang berada di kisaran 8 penerbangan per bulan dengan jumlah penumpang sekitar 14 orang. Angka ini relatif konsisten dan mencerminkan kondisi operasional saat ini,” kata Imam Maulana, Selasa 28 April 2026.
Selain itu, aktivitas bagasi juga tercatat dalam jumlah terbatas dengan rata-rata sekitar 15 kilogram per bulan. Sementara itu, layanan kargo dan pos masih belum menunjukkan pergerakan yang signifikan.
Imam Maulana menambahkan, kondisi ini dipengaruhi oleh terbatasnya frekuensi penerbangan yang tersedia ke Sabang. Ia juga menilai minat dan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara masih berada pada level tertentu.
“Keterbatasan jadwal penerbangan menjadi salah satu faktor utama rendahnya pergerakan. Namun operasional tetap berjalan normal sesuai dengan penerbangan yang tersedia,” lanjut Imam.
Secara keseluruhan, aktivitas penerbangan di Bandara Maimun Saleh masih didominasi oleh rute domestik tanpa adanya penerbangan internasional. Hal ini menunjukkan bahwa konektivitas udara Sabang masih bergantung pada jalur dalam negeri.
Ke depan, pihak bandara berharap adanya peningkatan frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang. Dengan begitu, layanan angkutan udara dapat berkembang dan memberi dampak lebih luas bagi mobilitas serta perekonomian daerah.(*)












