Panen Buah Naga di Sabang Raup Omzet Capai Rp25 Juta Sebulan

Budidaya buah naga di Kota Sabang tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan bagi petaninya. Dengan panen dua hingga tiga kali dalam sebulan, omzet penjualan buah naga dapat mencapai sekitar Rp25 juta setiap bulan. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Budidaya buah naga di Kota Sabang tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan bagi petaninya. Dengan panen dua hingga tiga kali dalam sebulan, omzet penjualan buah naga dapat mencapai sekitar Rp25 juta setiap bulan.

Pemilik kebun buah naga, Hendri, mengatakan setiap kali panen kebunnya mampu menghasilkan sekitar 200 hingga 300 kilogram buah naga. Sebagian besar hasil panen bahkan telah dipesan lebih dahulu oleh pelanggan yang datang dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah, setiap panen hasilnya sekitar 200 sampai 300 kilogram. Dalam sebulan biasanya kami panen dua sampai tiga kali dan omzetnya bisa mencapai sekitar Rp25 juta,” ujar Hendri, Minggu 28 Juni 2026.

Menurut Hendri, tingginya permintaan membuat banyak pelanggan rela mengantre untuk datang memetik buah naga langsung di kebun. Konsep petik langsung tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Selain menjadi destinasi wisata, kebun buah naga juga terus berupaya meningkatkan produksi. Namun, Hendri mengaku masih menghadapi kendala pada sarana penerangan di area kebun.

Penerangan tambahan pada malam hari dibutuhkan untuk merangsang tanaman berbunga lebih serempak sehingga hasil panen dapat meningkat. Dengan produksi yang lebih optimal, kebutuhan pasar maupun permintaan pengunjung dapat terpenuhi.

“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah untuk membantu penyediaan sarana penerangan di kebun. Kalau pencahayaan memadai, hasil panen bisa lebih banyak sehingga mampu memenuhi permintaan pengunjung dan masyarakat Sabang,” katanya.

Hendri berharap dukungan tersebut dapat mendorong pengembangan budidaya buah naga sekaligus memperkuat agrowisata di Kota Sabang. Dengan produksi yang terus meningkat, kebun buah naga diharapkan semakin memberikan manfaat bagi petani maupun sektor pariwisata daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *