Musim Libur Sekolah, Tingkat Hunian Homestay di Sabang Meningkat

Tingkat Hunian Homestay di Sabang Meningkat. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang — Momentum libur panjang akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026 membawa dampak positif bagi pelaku usaha homestay di Kota Sabang. Sejak hari kedua libur sekolah, tingkat hunian homestay mulai meningkat dengan pemesanan kamar yang terus berdatangan.

Pelaku homestay di Sabang, Roni Zariansyah, mengatakan, mayoritas tamu yang menginap pada musim liburan kali ini berasal dari wilayah Aceh. Kondisi tersebut berbeda dibandingkan periode liburan sebelumnya yang lebih banyak didominasi wisatawan dari Sumatera Utara dan sekitarnya.

“Alhamdulillah dari hari kedua libur sekolah booking-an sudah masuk. Rata-rata tamu kali ini justru dari lokal Aceh, terutama Banda Aceh, berbeda dari biasanya yang lebih banyak dari Sumatera Utara,” kata Roni, Selasa 30 Juni 2026.

Menurutnya, tingkat hunian homestay terus terjaga selama masa liburan sekolah. Pemesanan kamar masih terus berdatangan sehingga seluruh homestay di kawasan Ie Meulee juga ikut merasakan peningkatan jumlah tamu.

Roni menjelaskan, rata-rata wisatawan menghabiskan waktu menginap selama dua malam. Namun, terdapat pula beberapa rombongan keluarga yang memilih tinggal hingga empat malam untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Kota Sabang.

“Rata-rata tamu menginap dua malam, meski ada juga yang empat malam. Bahkan sampai saat ini booking-an di tempat kami sudah penuh hingga 9 Juli dan mudah-mudahan terus berlanjut,” ujarnya.

Ata loen Homestay milik Roni memiliki 10 kamar yang tersebar di dua lokasi dengan pilihan tarif mulai Rp150 ribu untuk kamar non-AC, Rp250 ribu untuk kamar ber-AC, hingga Rp450 ribu untuk family room yang mampu menampung sekitar 10 orang.

Ia menambahkan, promosi usaha selama ini lebih banyak dilakukan melalui WhatsApp, Instagram, serta rekomendasi dari tamu yang pernah menginap.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *