Ragam  

KSOP Sabang Evakuasi Kru Kapal Asing yang Alami Gangguan Kesehatan

KSOP Kelas IV Sabang bersama tim gabungan mengevakuasi seorang kru kapal asing yang mengalami gangguan kesehatan di perairan Teluk Sabang, Sabtu 18 Juli 2026. Foto: Dok KSOP Sabang.

Habapublik.com, Sabang – KSOP Kelas IV Sabang bersama tim gabungan mengevakuasi seorang kru kapal asing yang mengalami gangguan kesehatan di perairan Teluk Sabang, Sabtu 18 Juli 2026. Evakuasi medis dilakukan terhadap kru MV Soronic Trade berbendera Liberia yang berada sekitar tiga mil laut dari Pelabuhan CT-1 Sabang.

Plt. Kepala Kantor KSOP Sabang, Capt. Heru Kurniawan, S.E., M.Mar, mengatakan kru yang dievakuasi bernama Kostyantyn Oliynyk (54), warga negara Rusia yang bertugas sebagai 4th Engineer. Evakuasi melibatkan KSOP Sabang, Lanal Sabang, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Imigrasi, PT Sea Asih Lines, dan instansi terkait lainnya.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kru tersebut mengalami sakit perut disertai keram yang diduga merupakan indikasi infeksi saluran kemih sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut,” kata Heru, Minggu 19 Juli 2026.

Kapal MV Soronic Trade diketahui sedang berlayar dari Singapura menuju laut lepas ketika kru tersebut mengalami gangguan kesehatan. Tim gabungan kemudian melaksanakan medical evacuation menggunakan Kapal KAL Iboih milik Lanal Sabang.

Heru menjelaskan kapal KAL Iboih bertolak dari Pelabuhan Lanal Sabang pukul 16.00 WIB dan tiba di sisi kapal MV Soronic Trade sekitar pukul 16.20 WIB. Tim medis dari Balai Kekarantinaan Kesehatan bersama petugas KSOP dan agen kapal kemudian menurunkan pasien melalui gangway sebelum berhasil dievakuasi pada pukul 17.00 WIB.

“Pasien selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Lanal Sabang dan langsung dirujuk menggunakan ambulans ke RSUD Sabang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Seluruh proses evakuasi berlangsung aman dan lancar tanpa hambatan,” ujar Heru.

KSOP Sabang memastikan koordinasi seluruh instansi berjalan baik sehingga proses evakuasi medis terhadap kru kapal asing tersebut dapat dilakukan dengan cepat demi keselamatan pasien.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *