Habapublik.com, Takengon – Harga semen di Kabupaten Aceh Tengah terus naik dan kini dijual Rp105 ribu per sak. Kenaikan ini memicu keluhan dari warga, terutama mereka yang sedang membangun rumah.
Madi, pedagang toko bangunan di Takengon, membenarkan harga semen teru naik tersebut. Menurutnya, kenaikan sudah terjadi beberapa waktu terakhir dan berdampak langsung ke pembeli.
“Harga semen sekarang Rp105 ribu per sak. Banyak yang nanya, terus kaget pas dengar harganya,” kata Madi kepada wartawan Kamis (30/6/2026).
Mahalnya harga semen membuat sebagian warga menunda rencana pembangunan pasca bencana. Salah satunya Aman Rifqi, warga Aceh Tengah.
“Saya berhenti dulu bangun rumah. Semen kemahalan. Kalau dipaksa jalan terus, biayanya tidak masuk,” ujar Aman.
Kenaikan harga bahan bangunan ini dikeluhkan karena memberatkan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Warga berharap pemerintah daerah dan distributor bisa menstabilkan harga agar pembangunan rumah dan infrastruktur warga tidak terhenti.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perdagangan Aceh Tengah terkait penyebab lonjakan harga semen di wilayah tersebut.(*)












