Habapublik.com, Sabang – Direktur Utama BPJS Kesehatan bersama Wali Kota Sabang meresmikan Taman Budaya Gotong Royong dan Prasasti INISIATIF BPJS Kesehatan pada Jum’at (7/8/2026) di Depan Kantor Wali Kota sebagai ruang publik yang mengintegrasikan nilai budaya Gotong Royong yang mengartikan bahwa keberhasilan lahir dari kebersamaan, tolong-menolong, dan kepedulian sosial antar sesama.
Kehadiran Taman Budaya ini di Kota Sabang menjadi simbol sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat Program JKN yang dimulai dari ujung negeri yaitu 0 KM Indonesia.
Turut hadir pada peresmian tersebut Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan beserta jajaran Senior Leader di BPJS Kesehatan, Forkopimda Kota Sabang, dan Pimpinan Fasilitas Kesehatan di Kota Sabang.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Sabang beserta seluruh pemangku kepentingan atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Berkat komitmen bersama tersebut, menurut Pujo hingga saat ini seluruh penduduk Kota Sabang telah terdaftar sebagai peserta Program JKN.
“Dukungan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian perlindungan kesehatan bagi masyarakat Sabang. Program JKN bukan sekadar skema jaminan, melainkan sebuah ekosistem pelayanan kesehatan terbesar di Indonesia yang melayani lebih dari 284 juta jiwa, terintegrasi dengan 23.718 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.229 Fasilitas Kesehatan Rujuk Tingkat Lanjutan (FKRTL). Atas dasar itulah BPJS Kesehatan secara konsisten menggaungkan Program Eksternalisasi Tata Nilai INISIATIF (Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima dan Inovatif),” jelas Pujo.
Pujo menambahkan, dengan menggaungkan Tata Nilai INISIATIF tersebut, diharapkan nilai-nilai INISIATIF tidak hanya tumbuh di lingkungan internal BPJS Kesehatan, tetapi juga menjadi nilai dan semangat bersama seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem JKN.
Taman Budaya Gotong Royong mencerminkan falsafah luhur Bangsa Indonesia inilah kata Pujo yang menjadi fondasi penyelenggaraan Program JKN, selanjutnya pada dalam taman ini berdiri Prasasti INISIATIF sebagai pengingat bahwa keberhasilan JKN dan dedikasi kita dalam melayani publik harus senantiasa dituntun oleh integritas yang kokoh, kolaborasi yang solid, pelayanan yang prima, serta inovasi yang tiada henti.

“Kami mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sabang yang telah menyediakan lokasi bagi pembangunan Taman Budaya Gotong-Royong. Dukungan ini merupakan simbol nyata bahwa Pemerintah Kota Sabang dan BPJS Kesehatan memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas melalui semangat gotong royong,”ujarnya.
Selain itu juga Taman Budaya Gotong Royong ini kami tata sedemikian rupa dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal Aceh yang mengusung konsep utama “Rencong Horizon”, monumen utama mengadaptasi bentuk Rencong, senjata tradisional Aceh yang menjadi simbol keberanian, kehormatan, dan keteguhan masyarakat Aceh. “Rencong dimaknai sebagai semangat untuk terus melayani dengan integritas, berkolaborasi untuk negeri, serta menghadirkan pelayanan yang menjangkau seluruh masyarakat, dimulai dari titik paling barat Indonesia, Kota Sabang,” kata Pujo.
Sebelum peresmian Taman Budaya Gotong Royong tersebut, BPJS Kesehatan terlebih dahulu menggelar kegiatan Fun Run yang diikuti oleh masyarakat, peserta JKN, mitra kerja, serta berbagai pemangku kepentingan di Kota Sabang. Mengusung tema Jaminan Kesehatan Berkualitas, Dengan Gotong Royong Sehat Bersama, kegiatan ini menjadi rangkaian pembuka yang tidak hanya mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup aktif, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong sebagai nilai utama dalam penyelenggaraan Program JKN.
Sementara itu, Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam dalam sambutannya sangat menyambut baik dan apresiasi dengan adanya pembangunan Taman Budaya Gotong Royong dan Prasasti INISIATIF ini menurutnya menjadi wujud kolaborasi dalam menghadirkan ruang publik yang nyaman, memperkuat pelestarian budaya, serta menambah daya tarik Kota Sabang.
“Aceh tidak hanya sebagai modal pada saat kemerdekaan Indonesia, tapi juga sebagai model. Sebagai contoh, Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) merupakan cikal bakal hadirnya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Oleh karena itu saya sangat senang saat akan dibangunnya Taman Budaya Gotong Royong BPJS Kesehatan ini, apa lagi juga selama ini BPJS Kesehatan sudah sangat bermanfaat dan membantu masyarakat saat berobat,” ucapnya.
Zulkifli pada kesempatan tersebut bersyukur bahwa dirinya belum pernah menggunakan BPJS Kesehatan karena dirinya masih diberikan kesehatan melalui penerapan pola hidup sehat. Sejalan dengan hal tersebut, Zulkifli juga mengajak para tamu undangan untuk dapat menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan, melalui sinergi ini dapat terus terjaga dan semakin erat sehingga melahirkan berbagai kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat serta mendukung kemajuan Kota Sabang,” tutup Zulkifli.(*)












