Wapres Gibran Pastikan Perbaikan Jembatan Lumut Dipercepat, Respons Keluhan Air Bersih Warga

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung Jembatan Lumut di Kampung Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (6/8/2026). Foto: Riyan.

Habapublik.com, Takengon – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung Jembatan Lumut di Kampung Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (6/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan infrastruktur yang terdampak bencana hidrometeorologi dapat berjalan sesuai rencana.

Dalam peninjauan itu, Wapres menerima paparan teknis mengenai progres penanganan Jembatan Lumut. Upaya perbaikan akan dilakukan melalui metode jacking atau peninggian struktur jembatan setinggi 1,5 meter menggunakan hydraulic jack.

Selain peninggian jembatan, pemerintah juga akan melakukan normalisasi sungai sedalam sekitar 2,46 meter sepanjang 150 meter di bagian hulu dan hilir jembatan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran sungai sehingga dapat mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

Jembatan Lumut merupakan jalur nasional yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tengah dengan Kabupaten Gayo Lues. Akses ini sempat terganggu akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada November tahun lalu. “Semoga seluruh progres pekerjaan dapat berjalan baik,” ujar Gibran saat meninjau lokasi.

Di sela-sela kunjungan, Wapres juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan masyarakat yang telah menunggu kedatangannya. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk persoalan sulitnya memperoleh air bersih di Kampung Lumut.

Menanggapi keluhan tersebut, Gibran meminta kementerian dan instansi terkait segera mencari solusi agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi. “Kita akan cari solusinya,” kata Gibran kepada warga.

Kunjungan ke Jembatan Lumut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden di Provinsi Aceh. Selain Aceh Tengah, Gibran juga meninjau sejumlah proyek pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Gayo Lues.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *