Tinjau Longsor Sanehen, Menteri PU Siapkan Asesmen Sebelum Penanganan

Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo meminta penanganan longsor di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Foto: Humas Polres Aceh Tengah

Habapublik.com, Takengon – Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo meminta penanganan longsor di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Pemerintah akan terlebih dahulu melakukan asesmen untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi wilayah.

Dody menyampaikan hal tersebut setelah melihat langsung kawasan yang terdampak longsor, Jumat (18/9/2026). Dalam kunjungan itu, ia meninjau kondisi tanah, permukiman warga serta sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana.

Menurut Dody, kajian teknis menjadi dasar penting sebelum pemerintah menentukan bentuk rehabilitasi maupun pembangunan kembali infrastruktur di kawasan tersebut.

“Penanganan pascabencana harus dilakukan secara terencana dan berdasarkan kajian teknis, dengan mempertimbangkan kondisi tanah, lingkungan, tata ruang dan kebutuhan masyarakat,” kata Dody.

Ia menjelaskan, asesmen akan melihat berbagai aspek, termasuk karakteristik tanah dan lingkungan serta kondisi tata ruang. Hasil kajian nantinya menjadi bahan pemerintah dalam menentukan penanganan yang sekaligus memperhatikan aspek keselamatan masyarakat.

Dody juga mendorong koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri dan instansi teknis agar proses penanganan pascabencana dapat dilakukan secara terpadu.

Setelah meninjau lokasi longsor, Menteri PU melanjutkan agenda ke Pusat Pengelolaan Air Minum Bur Oregon di Kampung Jongok Bathin, Kecamatan Kebayakan. Dari Aceh Tengah, rombongan kemudian bertolak menuju Kabupaten Bener Meriah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *