Pohon Tumbang Timpa Pick Up di Pidie, Tujuh Orang Meninggal Dunia

Petugas bersama warga terlihat berada di lokasi kejadian pohon tumbang di kawasan Tanjong Krung, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Selasa (11/8/2026) malam. Foto: Dok BPBD Kabupaten Pidie.

Habapublik.com, Sigli – Sebuah pohon tumbang menimpa satu unit mobil pick up Suzuki Carry di Jalan Lintas Banda Aceh–Medan, kawasan Tanjong Krung, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Peristiwa nahas tersebut berujung duka mendalam. Tujuh orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian itu, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka.

Pohon yang ronta diduga sudah berusia tua dan mengalami pelapukan pada bagian akar itu tumbang dan menimpa mobil yang membawa rombongan warga dari Gampong Puli, Kecamatan Pidie.

Informasi yang diperoleh media Habapublik.com dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Pidie menyebut, sebanyak 12 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, tujuh orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan lima korban lainnya mengalami luka-luka.

Duka mendalam menyelimuti peristiwa nahas tersebut. Tujuh nyawa tak tertolong dalam tragedi itu. Mereka masing-masing Zubaidah (60), Nurmawati (50), Rapasah (55), Patimah Wati (47), Salbiah (68), Zainabon (64), dan Halimah (68).

Para korban pohon tumbang di kawasan Tanjong Krung, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Selasa (11/8/2026) malam. Foto: Dok BPBD Kabupaten Pidie.

Sementara itu, lima korban luka-luka yakni Ahmad Sahir (12) mengalami luka pada leher dan kepala; Muhamad Kausar (7,5) luka di bagian belakang kepala; M. Hidayat (25) luka di bagian belakang kepala; Huaidi (10) luka pada bagian kepala depan atas; serta Dayat (25) mengalami luka pada kepala dan dilaporkan dalam kondisi koma.

Selain menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menyebabkan satu unit mobil pick up Suzuki Carry Nopol BL 8160 AN mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon yang tumbang tersebut.

BPBD Kabupaten Pidie melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban. Petugas bersama unsur terkait juga melakukan pembersihan material pohon yang menutup lokasi kejadian.

Hingga Rabu (12/8/2026) pukul 07.15 WIB, lokasi kejadian telah dibersihkan dan seluruh korban telah dievakuasi. BPBA melalui Pusdalops PB terus melakukan monitoring terhadap kondisi kebencanaan di 23 kabupaten/kota di Aceh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *