News  

TMMD ke-130 TA 2026 Di Aceh Singkil Resmi Dibuka, Membangun Negeri dari Desa

TMMD ke-130 TA 2026 Di Aceh Singkil Resmi Dibuka, Selasa, (13/10/2026). (Foto: Ria S/Prokopim)

‎Habapublik.com, Aceh Singkil: TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka, Selasa, 13 Oktober 2026. Upacara Pembukaan digelar di Lapangan SLTP N 2 Simpang Kanan Desa Kuta Tinggi, yang dipimpin Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, yang dihadiri Pamen Sahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Lingkungan Hidup Kodam Iskandar Muda, Kolonel Kav. Kuswanto, Dandim 0109/Aceh Singkil, Letkol Kav M. Aminuddin, S.T, M.IP,  Forkompinda Aceh Singkil, Sekda Aceh Singkil, H. Edy Widodo, Ketu Bawaslu, H. Syamsul Arifin, beberapa Kepala SKPK Pemkab Aceh Singkil, Anggota DPRK Aceh Singkil, Camat Simpang Kanan, Para Kecpala Desa, dan undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati H. Safriadi Oyon menyampaikan TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

“TNI Manunggal Membangun Desa bukan sekedar kegiatan pembangunan. TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Sekaligus bukti bahwa pembangunan akan semakin kuat ketika seluruh unsur menyatukan langkah,” tegas Bupati Safriadi.

Bupati mengatakan sesuai dengan tema TMMD, pembangunan harus dimulai dari tempat masyarakat hidup, bekerja dan membangun masa depan yaitu Desa. Dikatakannya desa adalah pondasi utama pembangunan Aceh Singkil.

“Desa bukan sekedar tempat pembangunan dilaksanakan. Desa adalah pondasi pembangunan daerah dan bagian penting dari masa depan Aceh Singkil. Jika desa kuat, masyarakat akan kuat. Jika masyarakat bersatu, pembangunan akan lebih kokoh,” ujar Oyon.

Upacara Pembukaan TMMD ke-130 di Aceh Singkil, Selasa (14/10/2026)

Kepada para prajurit, Bupati Oyon berpesan agar dalam membangun desa menghidupkan semangat patriotisme.

“Patriotisme tidak hanya di medan perjuangan, tapi juga hadir ketika kita bekerja dengan tulus, mengorbankan tenaga untuk kepentingan masyarakat, menjaga persatuan dan bergotong royong,” imbuhnya.

Kepada masyarakat, Bupati mengajak agar mendukung program TMMD ke-130, dan menyambut prajurit TNI sebagai keluarga.

“Dengan penuh semangat, mari kita sambut para prajurit sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat. Mari kita bergotong royong bahu membahu dan menjaga seluruh proses pembangunan agar berjalan dengan baik,” ajaknya.

Oyon juga berpesan agar hasil pembangunan TMMD dijaga bersama.

“Setelah TMMD selesai mari kita rawat bersama apa yang telah dibangun. Sebab pembangunan bukan hanya tentang bagaimana kita membangun, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga dan memanfaatkannya untuk kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0109/Aceh Singkil, Danrem 012/Teuku Umar, Forkopimda, camat, kepala desa, serta seluruh masyarakat yang mendukung suksesnya TMMD.

Mengusung tema TMMD ke-130 tahun “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, TMMD bukan sekedar mencakup sasaran pembangunan fisik, namun juga sasaran bakti TNI dan sasaran non fisik. Hal ini disampaikan Pasiter Satgas TMMD ke-130 TA. 2026, Kapten Inf Bahagia Sinuhaji saat penyampaian laporan kegiatan.

Untuk sasaran Fisik Utama yaitu Membuka Jalan 1.350 Meter. Fokus fisik TMMD ke-130 adalah konektivitas antar desa, yang mencakup: Pembukaan badan jalan dari Desa Kuta Tinggi menuju Desa Tuhtuhan sepanjang 1.350 meter; Pengerasan badan jalan dengan panjang yang sama 1.350 meter; Pembuatan talud beton sepanjang 130 meter, dan Pembuatan gorong-gorong sebanyak 2 unit.

Untuk Sasaran Bakti TNI: mencakup Rehab RTLH 1 unit; Pembangunan sumur bor Manunggal Air 3 titik; Pengobatan massal; pembagian sembako, pasar murah, dan santunan anak yatim.

Kemudian untuk Sasaran Non-Fisik mencakup: Penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian, KB kesehatan, stunting, dan bahaya narkoba.

Pamen Sahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Lingkungan Hidup Kodam Iskandar Muda, Kolonel Kav. Kuswanto, usai upacara menyampaikan kegiatan TMMD bertujuan membantu masyarakat.

“Ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab  TNI, khususnya Kodam Iskandar Muda dan Kodim 0109/Aceh Singkil, dalam rangka membantu mengatasi kesusahan rakyat khususnya karena keterbatasan infrastruktur di wilayah Kodim Aceh Singkil,” tuturnya.

Ia berharap hasil pembangunan dirawat dan dijaga masyarakat setempat, sehingga dapat dipakai untuk jangka waktu yang lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *