Habapublik.com, Sabang : Harga Sejumlah bumbu dapur di Kota Sabang pada minggu terakhir du bulan Juli ini alami penurunan. Hal ini terjadi di seluruh Pasar Rakyat Kota Sabang, disejumlah pertokoan yang menjual bapok seperti di Depan Polres Sabang, di Gampong Kota atas, serta sejumlah toko lainnya yang ada di Sabang.
Salah seorang pedagang di Pasar Rakyat Kota Sabang Rijal mengatakan, harga bawang merah di Aceh mengalami penurunan drastis akibat melimpahnya hasil panen, sehingga pasokan berlimpah dari para petani yang sedang memasuki masa panen raya. Situasi ini berdampak positif bagi konsumen karena mereka dapat membeli bawang merah dengan harga lebih murah.
“Cabai merah dari harga Rp. 40ribu menjadi Rp. 35ribu, cabai hijau dari Rp.33ribu menjadi Rp.30ribu, cabai rawit dari Rp45ribu menjadi Rp. 42ribu. Sedangkan bawang merah Aceh turun drastis dari Rp.40ribu menjadi Rp.25ribu, karena hasil panen di Sigli itu cukup banyak, dan juga akibat tidak adanya permintaan dari luar Aceh,” ujar Rijal, Minggu (28/07/2024).
Sementara itu untuk harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Sabang saat ini masih tidak stabil, ada yang mengalami penurunan dan kenaikan. Seperti Beras bulog masih diharga yang sama dengan sebelumnya yakni Rp.68ribu/sak ukuran 5 kg, beras premium alami kenaikan, dari Rp.215ribu saat ini naik menjadi Rp222ribu/saknya.
“Kalau yang turun itu seperti telur ayam RAS dari Rp.55ribu menjadi Rp.52ribu, harga minyak curah dari Rp.19ribu menjadi Rp.18ribu. Kemudian Kalau gula masih diharga sama yakni Rp.19ribu-20ribu/kgnya,” tambahnya.
Sejumlah pedagang bapok di Kota Sabang mengaku, baik di pasar rakyat Kota Sabang maupun disejumlah toko bapok, daya beli masyarakat saat ini tampak menurun. Namun untuk stok kebutuhan bapok dan bumbu dapur yang mereka miliki, diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Agustus 2024 mendatang.(*)












