Habapublik.com, Sabang: Harga sejumlah komoditas pangan di Sabang mengalami penurunan signifikan, terutama untuk cabai merah dan bawang merah. Penurunan harga ini dipengaruhi oleh musim panen raya yang terjadi di berbagai wilayah Aceh, menyebabkan lonjakan pasokan yang berdampak langsung pada turunnya harga jual di pasaran.
Hal tersebut seperti diungkapkan salah satu Pedagang Kebutuhan Pokok di Jalan Perdagangan Sabang Akmal. Ia menjelaskan, harga cabai merah yang sebelumnya berkisar antara Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
“Sementara, bawang merah yang semula dihargai Rp40.000 per kilogram, kini dijual dengan harga yang sama, yaitu Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Untuk bawang merah packing, harganya juga alami penurunan awalnya Rp.45.000 turun menjadi di Rp25.000 per kilogram,” ujar Akmal, Senin 923/09/2024).
Sementara itu, harga bahan pokok dari hasil pertanian lainnya masih terpantau stabil. Bawang putih dijual dengan harga Rp40.000 per kilogram, tomat Medan Rp10.000-12.000 per kilogram, tomat Takengon Rp7-8ribu per kilogram, dan cabai hijau seharga Rp25.000 per kilogram. Namun, harga cabai rawit masih tinggi, stabil di angka Rp40.000-45.000 per kilogram.
“Di sisi lain, terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas non-pertanian. Gula yang sebelumnya dijual Rp18.000 per kilogram kini naik menjadi Rp20.000 per kilogram, sementara harga minyak goreng curah naik dari Rp17.000 menjadi Rp19.000 per kilogram. Harga telur ayam saat ini mencapai Rp52.000 per kilogram, dan tepung dijual seharga Rp12.000 per kilogram,” tambahnya.
Meskipun ada fluktuasi harga, daya beli masyarakat Sabang masih stabil, tanpa ada penurunan atau peningkatan yang signifikan. Menurut Akmal, seorang pedagang bahan pokok di depan Polres Sabang, stok bahan pangan di tokonya masih mencukupi untuk kebutuhan warga hingga beberapa waktu ke depan.
Akmal berharap, penurunan harga ini dapat memberikan keringanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah berbagai kenaikan harga komoditas lainnya.(*)












