Habapublik.com, Lhokseumawe: Menanggapi banyak keluhan warga, terkait banyak lubang maut dijalan yang mengancam keselamatan pengguna jalan, Akademisi Unimal Julius Darma mendukung Pemerintah untuk bertindak cepat mengatasi kondisi kerusakan lubang jalan yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
Sejumlah warga Kota Lhokseumawe juga merasa Pemerintah Kota melalui Dinas PUPR Kota Lhokseumawe terkesan menutup mata terhadap ruas jalan rusak dan berlubang terbiar tanpa penanganan cepat.
Meski tidak bermaksud mengkritisi, namun Akademisi Unimal, Julius Darma, menyesalkan kinerja Pemerintah Kota Melalui Pihak Dinas Terkait PUPR yang terkesan cuek dan lamban dalam melakukan penanggulangan lubang jalan yang setiap tahun mendapat alokasi dana untuk perbaikan merusak badan jalan.
Menurut Julius Darma, seharusnya pihak terkait, punya tanggung jawab penuh untuk menyelesaikan proyek patching itu, sayangnya pihak PUPR maupun pihak rekanan terkesan mengabaikan banyaknya lubang jalan, hingga ada bagian jalan yang sulit dilalui bila tergenang air hujan.
“Apa harus menunggu ada korban baru dikerjakan, Ini sangat berbahaya, bila pihak Terkait tenang saja tidak segera mengambil langkah perbaikannya, seharusnya pihak PUPR bertindak tehadap rekanan yang mendapat proyek patching agar dapat diarahkan untuk segera dilakukan perbaikan sebalik jatuh korban,”ujarnya.
Menurut Julius Darma, apapun alasannya, Pemerintah melalui pihak terkait harus bertanggung jawab melakukan perbaikan keruskan tambal sulam lubang jalan. Pemerintah tidak boleh tutup mata mengabaikan kondisi kerusakan jalan yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
“Persoalannya ini dari leadership kepemimpinan , PJ Pak walikota sesakali jalan jalanlah untuk liat liat , kemudian didata ataupun Dinas terkait PUPR dipanggil untuk dilakukan Evaluasi agar bisa diperbaiki dalam anggaran kerja di tahun berjalan berikutnya.,”kata Yulius mengkritisi Pemerintah Kota.
Mengingat kondisi jalan banyak yang rusak dan berlubang, tentu dikhawatirkan menimbulkan korban bagi pengendara yang melintas. Terlebih lagi warga selama ini banyak yang mengambil tindakan inisiatif sendiri dengan menambal lubang jalan dengan cor semen demi keselamatan orang yang melintas.
“Proyek tambal sulam jangan lamban dan harus segera dilaksanakan demi keselamatan masyarakat. Kalau dibiarkan masyarakat yang akan jadi korban,” tuturnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Kota Lhokseumawe Safaruddin melalui Kabag Bina Marga Faisal, belum memberikan keterangan hambatan Proyek Paching perbaikan ubang jalan Oleh pihak rekanan CV. KUBINA NIAGA PRATAMA. ”Sudah dikerjakan, dalam waktu dekat ni akan dilanjutkan pekerjaan,mereka sedang kerja dijalan stadion,“katanya.
Adapun kondisi pemandangan jalan rusak dapat dijumpai di sejumlah ruas Jalan Pase, Jalan Merdeka Barat, Merdeka Timur, lingkaran Waduk raksasa, Stadion Tunas Bangsa, Kp3, Petua Ibrahim Kel. Teumpok Teungoh dan sekitarnya.
Karena semakin lama terbiar maka kondisi kerusakannya kian parah dengan pecahan aspal menjadi ranjau kerikil. Demikian pula dengan lubang jalan yang semakin dalam. Bahkan mencegah jatuhnya korban yang melintas, warga terpaksa menambal sendiri dengan menggunakan semen.(*)












