Habapublik.com, Sabang – DPRK Sabang menyoroti kondisi Penginapan Barokah milik Baitul Mal Kota Sabang yang terbengkalai selama bertahun-tahun setelah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.
Sorotan tersebut disampaikan anggota Panitia Khusus (Pansus) Bidang Keuangan, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat DPRK Sabang, Risa Nirmala, saat membacakan laporan rekomendasi pansus dalam rapat paripurna DPRK Sabang, Selasa 19 Mei 2026.
Dalam laporan pansus disebutkan bangunan penginapan tersebut mengalami kerusakan akibat bencana alam beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum dilakukan perbaikan.
Menurut DPRK, belum terealisasinya rehabilitasi aset tersebut disebabkan belum tersedianya kode rekening kegiatan rehabilitasi aset Baitul Mal.
“Penginapan Barokah masih terbengkalai karena belum adanya kode rekening kegiatan rehabilitasi aset Baitul Mal,” ujar Risa Nirmala saat membacakan laporan pansus sebagaimana dikutip habapublik.com.
Pansus menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani agar aset milik pemerintah daerah tidak terus mengalami kerusakan dan kehilangan fungsi.
Legislatif meminta Wali Kota Sabang memerintahkan asisten yang membidangi Baitul Mal untuk memfasilitasi koordinasi antara Sekretariat Baitul Mal dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).
Koordinasi tersebut dinilai penting untuk mencari solusi administrasi, termasuk penyesuaian kode rekening kegiatan sesuai regulasi yang berlaku agar proses rehabilitasi dapat segera dilaksanakan.
Menurut DPRK, penataan dan pemeliharaan aset daerah harus menjadi perhatian serius pemerintah agar seluruh aset dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat.(*)












