Habapublik.com, Sabang : Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Sabang menggelar Rembuk Pangan Pesisir 2024 yang berlangsung di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sabang.
Kegiatan ini dihadiri oleh 40 nelayan dari berbagai wilayah di Sabang dengan tujuan memperkuat ekosistem kemandirian dan kedaulatan pangan dari laut demi kesejahteraan nelayan Indonesia.
Ketua KNTI Sabang, Azwarni mengatakan, rembuk ini bertujuan untuk mendengar dan menampung aspirasi serta ide dari masyarakat nelayan di Sabang.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai isu dibahas, termasuk tantangan yang dihadapi nelayan dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha perikanan mereka.
“Hasil rembuk ini nantinya akan kami bawa ke tingkat nasional dalam rapat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kami ingin memastikan bahwa suara nelayan Sabang dapat direalisasikan melalui kebijakan yang berpihak pada mereka,” ujar Azwarni, Jum’at (13/12/2024).
Forum rembuk ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memetakan kebutuhan nelayan, mulai dari pengembangan teknologi tangkap, pengelolaan hasil laut, hingga peningkatan akses pasar.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret menuju kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan sumber daya laut di Sabang.
Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sabang, Zulfan, turut hadir dan menyatakan komitmennya untuk mendukung kebutuhan seluruh nelayan di Sabang.
“Kami selalu berupaya membantu nelayan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. DKP Sabang siap mendukung ide-ide yang dihasilkan dalam rembuk ini agar bisa diwujudkan,” tegas Zulfan.(*)










