Habapublik.com, Sabang : Puskesmas Sukakarya Sabang mencatat sebanyak 64 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang tahun 2024. Seluruh pasien yang dirawat baik di RSUD Sabang maupun di Puskesmas Sukakarya telah dinyatakan sembuh.
Kepala Puskesmas Sukakarya, Fadhiah Hanum mengatakan, pada awal tahun 2025, hingga saat ini baru ditemukan dua kasus DBD di wilayah tersebut. Kasus ini masih dalam pemantauan dan belum dilakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) karena kasusnya baru ditemukan.
Sebagai langkah pencegahan, pihak Puskesmas Sukakarya telah melakukan PE pada tahun 2024 lalu, fogging di daerah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta memberikan himbauan kepada seluruh gampong untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.
“Jadi setiap ditemukan kasus pada tahun 2024 itu, kami langsung melakukan PE ke rumah pasien yang terjangkit DBD. Kemudian Langsung melakukan langkah fogging dan sekaligus memberikan edukasi ke masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya Sabang,” ujar Fadhiah Hanum, Jumat (24/01/2025).
Pihak puskesmas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan, dan apabila mengalami demam segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk screening lebih lanjut.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar guna mencegah penyebaran penyakit.
“Pengobatan terhadap pasien DBD masih dalam kategori aman, namun apabila ditemukan kondisi pasien yang memerlukan perawatan lebih lanjut, maka akan dirujuk ke RSUD Sabang,” tambahnya.
Sebagai langkah preventif, Puskesmas Sukakarya juga mendorong seluruh gampong untuk mengaktifkan kembali program “Jumat Bersih” sebagai upaya menekan angka kasus DBD di Kota Sabang.(*)












