Habapublik.com, Kota Jantho – Teungku Syamsuddin resmi ditetapkan sebagai Imum Chik Masjid Besar Tgk Chik Mahraja Gurah Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Sabtu (25/4/2026) malam.
Pemilihan Imum Syik dihadiri oleh Imum Mukim, para keuchik, Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai gampong di wilayah Kecamatan Peukan Bada.
Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai jalannya acara musyawarah. Tgk Syamsuddin menggantikan almarhum Tengku H. Muhammad yang meninggal malam 17 Ramadhan 1447 H/2026 M.
Penetapan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat dalam melanjutkan estafet kepemimpinan keagamaan di masjid tersebut.
Ketua panitia, Abdul Majid menyampaikan dalam forum tersebut, Teungku Syamsuddin secara resmi ditetapkan sebagai Imum Chik melalui kesepakatan bersama para calon dan tokoh masyarakat dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat.
“Ia dinilai memiliki kapasitas keilmuan yang mumpuni, pengalaman yang memadai, serta kepribadian yang bijaksana dalam memimpin aktivitas keagamaan dan membina umat, “ujarnya.
Selain itu, turut ditetapkan dua orang wakil Imum Chik yang akan mendampingi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, yaitu Dr. Teungku Hazrullah, S.Pd.I., M.Pd dan Teungku Rahmat.
Keduanya diharapkan mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung program-program keagamaan serta memperkuat pembinaan umat di lingkungan masjid.
Ketua BKM Masjid Besar Tgk Maharaja Gurah, H Khaidir dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar kepemimpinan yang baru dapat membawa kemajuan dan keberkahan bagi Masjid.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Imum Chik, pengurus masjid, dan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas ibadah serta memperluas kegiatan sosial keagamaan.
Sementara itu, Teungku Syamsuddin dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan.
Ia berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat.(*)












