Peralihan IAIN Lhokseumawe Jadi UIN Nahraisyah Tunggu Keputusan Presiden

Rektor IAIN Daniel SAg, melakukan kegiatan perjanjian kerjasama dengan Advokasi Yara, dan Ponpes Al-Munawarah, serta LPP RRI Lhokseumawe di Gedung utama IAIN setempat, Selasa,(04/2025). Foto/Alfatir.

Habapublik.com, Lhokseumawe: Setapak demi setapak IAIN Lhokseumawe yang saat ini memiliki 26 program study S1 sampai dengan S3, dari 4 Fakultas terus mengembangkan sayap untuk beranjak lebih maju sebagai Universitas Islam Negeri yang pertama di Sumatera.

Rektor IAIN Prof. Dr. Danial, M.Ag mengatakan, setelah melalui perjuangan panjang , satu satunya IAIN di Sumatera yang memiliki 4 Fakultas dengan pendidikan 26 program study S1 sampai dengan S3, akan segera beralih sebagai UIN Nahraisyah.

Menurut Danil peralihan IAIN sebagai UIN Nahraisiyah, merupakan suatu keberhasilan dan kemajuan dunia pendidikan yang sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak, namun saat ini masih menanti keputusan Presiden sebagai UIN.

“Satu satunya IAIN di Sumatera yang memiliki 4 Fakultas dengan pendidikan 26 program study S1 sampai dengan S3, di Sumatera akan segera beralih sebagai UIN Nahraisyah, yang saat ini sedang menanti keputusan Presiden sebagai UIN,”Kata Danil.

Kabar gembira peralihan IAIN Lhokseumawe sebagai Universitas Islam Negeri (UIN) Nahrasiyah, disampaikan Rektor IAIN Daniel SAg, dalam kata sambutannya pada serangkaian kegiatan perjanjian kerjasama dengan Advokasi Yara, dan Ponpes Al-Munawarah, serta LPP RRI Lhokseumawe, di Gedung utama IAIN setempat, Selasa,(04/2025)

”Perjanjian kerja sama ini merupakan sebuah kolaborasi yang digagas IAIN dengan sejumlah Organisasi, diantaranya ikut dihadiri Advokad Lembaga Bantuan Hukum, dan Pimpinan Ponpes Yayasan Dayah Al-Munawarah, Kami harapkan dapat memberikan dampak positif dalam mencetak sumbet daya manusia , khususnya untuk mewujudkan pembinaan generasi dimasa akan datang,”ujarnya.

Sejalan dengan harapan peralihan IAIN menjadi UIN yang masih menunggu persetujuan Presiden RI tersebut, pihak IAIN dikatakan Danil, akan terus berkolaborasi dengan pihak terkait yang dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama.

Menurut Rektor Daniel, Nota Kesepahaman MoU yang ditanda tangani tersebut, merupakan bentuk persiapan yang diharapkan dapat dijadikan sebagai pendukung peralihan IAIN sebagai Universitas Islam Negeri (UIN) Nahraisiyah

Selain membahas perjanjian kerjasama pada kesempatan tersebut, Rektor IAIN yang ikut didampingi Wakil Rektor, dan Purek dari 4 Fakultas, juga mengisahkan upaya dan persiapan peralihan IAIN menjadi UIN yang masih menunggu persetujuan dari presiden.

Sementara untuk mendukung peralihan IAIN menjadi UIN, Rektor IAIN juga telah melakukan menyusun calon-calon Fakultas baru menyambut alih bentuk UIN Nahrasiyah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *