Habapublik.com, Aceh Utara: Menindak lanjuti kegagalan pendaftaran data siswa (PDSS) di sejumlah sekolah yang menuai kritikan berbagai kalangan, Plt Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Utara, akan mengirimkan laporan yang menggambarkan kelalaian juga keteledoran sebagai faktor internal dari sekolah tersebut.
Rekomendasi faktor internal tersebut dikatakan Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Utara, Khairuddin MPd,SPd, terungkap dari hasilnya pemanggilan pihak sekolah terkait yang terdiri dari Penanggung jawab Kepala Sekolah dari 2 SMK swasta dan SMK Negeri Baktia Barat serta SMK Negeri Muara Batu.
“Awalnya saya rencana akan meninjau langsung, namun karena lokasi berjauhan juga padatnya kegiatan dikantor justru mereka yang saya panggil ke kantor, diantaranya Kepala Sekolah, operator dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum,“ujarnya.
Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Utara, Khairuddin MPd,SPd, mengatakan dari hasil investigasi dilakukan pihaknya, khusus SMK Negeri Kecamatan Baktia Barat dan SMK negeri Kecamatan Muara Batu terungkap persoalan tidak jauh berbeda yakni tarik ulur diantara siswa dan pihak sekolah.
,”Ada faktor terjadi tarik ulur pada siswa yg ingin melanjutkan kuliah. Awalnya dua siswi menyatakan ingin kuliah, tapi jelang akan diinput nilai, mereka mundur. Ujungnya operator tidak .mengisi nilai siswa eligible, “ kata Khairuddin
Adapun persoalan internal di sekolah lainnya disebutkan adalah persoalan ketidak siapan petugas operator baru untuk menuntaskan pekerjaan ditinggalkan oleh operator lama disekolah bersangkutan.
“Sementara di satu sekolah lagi, operatornya baru. Operator lama sudah lulus PPPK di instansi lain. Beliau mengaku telat memahami sistem. Tiga hari jelang input nilai, baru diisi pilihan kurikulum. Lalu tergilas waktu hingga batas akhir 31 Januari 2025“
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, akibat keterlambatan penginputan data (PDSS) Sekitar 37 pelajar di Kabupaten Aceh Utara dipastikan gagal mendapatkan peluang masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi Tahun Ajaran 2024/2025.
ke 37 siswa tersebut berasal dari 2 SMKS wasta dan 2 SMK Negeri Kecamatan Baktia Barat dan SMK Negeri di Kecamatan Muara Batu Aceh Utara.(*)












