*Dinas PUPR Gayo Lues Janji Segera Perbaiki
Habapublik.com, Blangkejeren: Jalan Agusen yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat di Kabupaten Gayo Lues terus dibiarkan rusak parah. Bertahun-tahun warga menjerit, namun hingga kini belum ada langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, khususnya dinas teknis yang membidangi infrastruktur.
Kondisi ini menimbulkan kekecewaan warga, sebab jalan yang setiap hari dilalui masyarakat penggalangan untuk menuju perkebunan senubung hingga masyarakat kampung Agausen justru seakan tidak masuk skala prioritas pembangunan.
Lubang menganga, permukaan jalan bergelombang, dan becek saat hujan membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Tidak jarang warga terjatuh ketika melintas. “Kalau pemerintah masih terus diam, tinggal tunggu waktu saja sampai ada korban jiwa,” ungkap salah seorang warga Agusen dengan nada kesal.
Kondisi ini ironis, mengingat setiap tahun pemerintah daerah mengelola anggaran miliaran rupiah dari APBK maupun dana insentif fiskal. Namun, anggaran itu justru lebih banyak diarahkan untuk proyek rabat beton di titik-titik tertentu yang manfaatnya dipertanyakan masyarakat.
“Untuk rabat beton di gang sempit bisa dikerjakan, tapi jalan utama Agusen yang rusak parah dibiarkan. Apa harus ada korban dulu baru jalan ini diperbaiki,”kata Saleh (52) warga penggalang yang hampir saban hari melintas di jalan ini Minggu, 28/09/2025.
Warga menilai instansi terkait, seolah menutup mata terhadap kondisi riil di lapangan. Alih-alih fokus pada kebutuhan masyarakat luas, anggaran pembangunan justru terkesan diarahkan ke proyek-proyek yang lebih bernuansa pencitraan ketimbang bermanfaat bagi rakyat.
Kerusakan jalan Agusen bukan sekadar soal kenyamanan. Dampak ekonominya sangat terasa, hasil pertanian sulit di angkut kendaraan warga cepat rusak, kerusakan jalan ini memperparah kemiskinan di daerah.
Masyarakat Agusen kini menunggu bukti nyata, bukan janji manis. Jalan yang rusak parah itu sudah menjadi saksi bisu kegagalan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar rakyatnya.
“Pemerintah harus segera bertindak. Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak. Jalan ini bukan hanya aspal dan tanah, tapi jalur hidup kami,” tegas warga lainya dengan penuh kesal
*Dinas PUPR Gayo Lues Janji Segera Perbaiki
Kerusakan jalan menuju kawasan Agusen yang sudah lama dikeluhkan masyarakat akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kabar baik datang bahwa perbaikan jalan tersebut akan segera direalisasikan.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Gayo Lues, Suhardi ST saat dikonfirmasi, Minggu 28/09/2025 menegaskan pihaknya sudah memasukkan jalur Agusen sebagai prioritas dalam program perbaikan infrastruktur tahun berjalan.
“Kami memahami keluhan masyarakat, jalan Agusan merupakan urat nadi menuju kebun dan juga akses utama warga. InsyaAllah akan segera kita perbaiki,” ujarnya.
Selama ini, jalan tersebut menjadi sorotan karena kondisinya yang rusak parah dengan permukaan berlubang, berlumpur saat hujan. Situasi ini tidak hanya menyulitkan warga dalam mengangkut hasil pertanian, tetapi juga menghambat akses transportasi lainya ,
Masyarakat setempat mengaku sudah lama menunggu adanya perhatian pemerintah. Bahkan, beberapa warga menilai perbaikan jalan ini seperti “menunggu korban” karena rawan kecelakaan, terutama kendaraan roda dua yang kerap tergelincir.
“Kami sudah capek mengadu. Kalau jalan ini diperbaiki, tentu kami sangat bersyukur karena inilah jalan satu-satunya ke kebun dan ke Bur Senubung,” ungkap salah seorang warga.
Janji perbaikan dari Dinas PUPR ini memberi harapan baru bagi masyarakat Agusen dan sekitarnya. Namun warga berharap pelaksanaannya tidak hanya sebatas wacana. Mereka meminta agar pengerjaan dilakukan dengan secepatnya.
Perbaikan infrastruktur jalan Agusan dinilai sangat penting, mengingat jalur ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. Hasil pertanian seperti kopi, dan palawija .
Kini, masyarakat menunggu langkah nyata pemerintah. Janji perbaikan yang sudah diutarakan Dinas PUPR melalui Kabid Bina Marga diharapkan dapat segera direalisasikan, sehingga akses Agusan-Bur Senubung kembali layak digunakan dan bisa mendorong kesejahteraan warga.(*)












