Habapublik.com, Sabang : Pendapatan retribusi objek wisata di Kota Sabang pada tahun anggaran 2025 mencapai Rp79.680.000. Angka tersebut diperoleh dari retribusi tempat rekreasi seperti Objek Wisata Iboih dan Benteng Anoi Itam.
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Sabang, Zulfikar, S.E., menyebutkan kontribusi retribusi tahun ini menunjukkan tren positif. Penerimaan ini diharapkan dapat terus meningkat sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau peningkatannya hampir sama antara tahun kemarin dengan tahun ini, baik dari sisi wisatawan laki-laki maupun perempuan. Stabilnya angka retribusi ini menjadi bukti konsistensi kontribusi sektor pariwisata,” jelas Zulfikar, Selasa (30/09/2025).
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Sabang, realisasi retribusi berasal dari 32 nomor SKRD dengan nilai bervariasi. Retribusi terbesar tercatat sebesar Rp9.120.000 dan terkecil Rp180.000.
“Fungsinya retribusi ini diarahkan untuk mendukung sistem tiket elektronik, dan hasilnya akan diatur lebih lanjut melalui kerja sama dengan pemerintah gampong. Sistem ini diharapkan mendorong transparansi dan peningkatan pelayanan wisata,” ungkap Zulfikar.
Objek wisata Iboih dan Benteng Anoi Itam menjadi penyumbang utama retribusi sepanjang tahun 2025. Kedua destinasi ini setiap akhir pekan ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pemerintah Kota Sabang optimistis kontribusi retribusi wisata akan terus meningkat di tahun mendatang. Upaya ini sejalan dengan visi membangun pariwisata berkelanjutan yang berdampak pada perekonomian masyarakat.(*)












