Habapublik.com, Aceh Singkil: Bupati Aceh Singkil menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial dan Hibah Sarana Prasarana Perikanan Senilai Rp 2,2 Milyar lebih kepada nelayan Aceh Singkil, di halaman Kantor Dinas Perikanan Aceh Singkil, Kamis (9/10/2025).
Bantuan diperuntukkan kepada 651 orang nelayan dari 10 kecamatan di Aceh Singkil. Pemberian bantuan sosial dan hibah turut disaksikan Wakil Bupati Aceh Singkil, Ketua Penggerak PKK dan Wakil Ketua Penggerak PKK Aceh Singkil, Ketua Komisi II DPRK Aceh Singkil, Panglima Laut, Kepala SKPK dan lainnya.
Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H, dalam sambutannya mengatakan bantuan yang diberikan Pemerintah Daerah merupakan wujud perhatian Pemerintah Daerah kepada nelayan di Aceh Singkil.
“Program bantuan sosial dan hibah Sarana Prasarana Perikanan ini bukan sekedar pembagian barang atau alat. ini adalah investasi masa depan sektor perikanan Aceh Singkil. Melalui bantuan, Pemerintah ingin memastikan bahwa nelayan kita berjaya, mandiri dan sejahtera,” kata Bupati.
Bupati Safriadi Oyon juga meminta seluruh nelayan penerima bantuan agar mempergunakan bantuan yang diberikan dengan baik, untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan semua nelayan, dan tidak memperjualbelikan bantuan yang diberikan.
“Kalau ini diperjualbelikan tidak ada artinya, masih bergitu-begitu saja.Dibantu terus itu tidak ada, jadi harus kesadaran kita sendiri. Dan jika ada yang nanti menjual, maka di tahun berikutnya tidak akan kita berikan bantuan lagi,” tegas Oyon.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Drs. Saiful Umar, M.Si.,saat menyampaikan laporan kegiatan menyampaikan penyaluran bantuan sosial dan hibah merupakan tindak lanjut dari program Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil tahun anggaran 2025.
Penyaluran dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung penguatan ekonomi dan daya saing daerah dari sektor perikanan di Kabupaten Aceh Singkil.
“Tujuan Program Bantuan Sosial dan Hibah ini meringankan beban ekonomi nelayan dan keluarga, meningkatkan produktivitas nelayan melalui dukungan sarana dan prasarana, memperkuat kelembagaan nelayan melalui kelompok usaha bersama, dan menumbuhkan semangat kemandirian dan keberlanjutan usaha perikanan,” kata Saiful Umar.
Saiful Umar menjelaskan beberapa jenis bantuan yang diberikan yaitu Mesin Perahu Motor 12 PK sebanyak 27 penerima, Mesin Perahu Motor 6,5 PK sebanyak 16 penerima; Mesin Perahu Motor 5,5 PK sebanyak 55 penerima; Fish Finder sebanyak 32 penerima ; Global Positon System (GPS) sebanyak 7 penerima, Jaring Nelayan Sungai sebanyak 255 penerima; Jaring Nelayan Laut sebanyak 130 penerima; Coolbox sebanyak 40 penerima; Sampan Dayung Nelayan Sungai Ukuran 4 M dan 6 M sebanyak 59 penerima, dan 1 Unit Usaha Pengolahan Ikan (UPI) sebanyak 10 penerima.
Dengan sebaran penerima bantuan di 10 kecamatan yaitu: Singkil 100 orang, Singkil Utara 301 orang, Kuala Baru 13 orang, Pulau Banyak 14 orang, Pulau Banyak Barat 3 orang, Gunung Meriah 45 orang, Simpang Kanan 100 orang, Danau Paris 10 orang, Singkohor 15 orang, dan Kota Baharu 20 orang.(*)












