Habapublik.com, Meureudu: Sebanyak 70 petani tambak di Kabupaten Pidie Jaya mengikuti praktek Bimbingan Teknis (Bimtek) Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di lapangan, yang digelar di salah satu tambak di Area Pantai Meurah Setia, Meureudu, Rabu (19/11/2025).
Kegiatan ini diinisiasi Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan teknik budidaya yang efektif, ramah lingkungan, dan berstandar nasional.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Yandi Yusnandar, ST MT, kepada wartawan habapublik menuturkan, bahwa pelaksanaan bimbingan praktek di lapangan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi petani ikan di Pidie Jaya.
“Selain pengetahuan teori, kegiatan Bimtek yang dipraktekkan langsung di lapangan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas perikanan budidaya di Pidie Jaya,” ujarnya.
Pihaknya juga ingin memastikan bahwa para petani dari berbagai kelompok tani tambak ini mendapatkan pengetahuan dan teknik yang sesuai standar sehingga mampu menghasilkan produk perikanan yang sehat, aman, dan bernilai jual tinggi.

“Tentunya, dengan kemampuan petani yang terus meningkat, kami optimistis perikanan budidaya dapat berkembang lebih baik lagi kedepan. Maka, pemerintah dalam hal ini akan terus mendukung melalui pelatihan, hingga pendampingan teknis,” kata Dr. Yandi.
Menurutnya, Bimtek yang digelar dari Selasa (18/11/2025), dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pijay, Hasan Basri, bertempat di Aula Bappeda Komplek perkantoran Bupati Pidie Jaya itu menghadirkan pemateri BIMTEK dari BPBAP Ujung Bate, Muhammad, S.Pi,M.P.
Di sesi itu, peserta diajak melakukan praktik langsung di lapangan untuk memahami penerapan metode budidaya secara tepat. Materi seputar manajemen kualitas air, penanganan penyakit ikan, hingga pemberian pakan yang efisien turut diulaskan.
“Kami berharap pelatihan ini bisa membantu petani ikan di Pidie Jaya meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil budidaya mereka. Dengan penerapan CBIB, produk khususnya Vanamei dapat lebih kompetitif dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” pintanya.
Dr. Yandi Yusnandar selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pidie Jaya di sela-sela acara tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada BPBAP Ujung Batee serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan Bimtek ini.(*)












