Habapublik.com, Takengon: Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Tengah merilis laporan perkembangan harga sembilan bahan pokok dan komoditas strategis lainnya yang berlaku di sejumlah pasar di Takengon.
Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah komoditas mengalami kenaikan maupun penurunan harga dibandingkan minggu sebelumnya.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Tengah, Zulkarnain, SE, MM, menyampaikan bahwa pemantauan harga dilakukan secara rutin untuk menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.
“Kami terus berkoordinasi dengan pelaku pasar dan instansi terkait agar masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Komoditas yang mengalami kenaikan harga, besi beton ukuran 10 mm naik menjadi Rp60.000 (1,69%), selanjutnya besi beton ukuran 8 mm naik menjadi Rp43.000 (4,88%) dan seng gelombang 8 kaki naik menjadi Rp65.000 (1,56%).
Ayam boiler naik menjadi Rp35.000 (16,67%), terong belanda naik menjadi Rp25.000 (25%) dan kacang hijau naik menjadi Rp28.000 (12%) serta kacang tanah naik menjadi Rp35.000 (25%).
Sementara cabe yang sejak beberapa minggu terus fluktuatif, saat ini cabe merah besar naik menjadi Rp60.000 (9,09%), cabe merah keriting naik menjadi Rp55.000 (10%).
Komoditas yang mengalami penurunan harga, seperti gabah turun menjadi Rp60.000 (4,76%), gelondong kopi Arabika turun menjadi Rp19.000 (7,32%), gelondong kopi Robusta turun menjadi Rp10.000 (5,66%) dan buncis turun menjadi Rp9.000 (10%), terakhir pupuk ZA turun menjadi Rp6.000 (14,29%).
Sementara itu, mayoritas komoditas lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, susu, ikan, dan sayur mayur lainnya tetap menunjukkan harga yang stabil. Sementara itu harga Cabe, Ayam, dan Kacang Naik; Gabah dan Kopi Turun di Aceh Tengah.(*)












