Habapublik.com, Subulussalam – Struktur kepengurusan Persatuan Muballigh Muda Sada (PEMUDATA) Kota Subulussalam periode 2026-2031 kini tampil lebih progresif. Ketua Umum PEMUDATA, Ustaz Ahmadi, resmi mempercayakan posisi Bendahara Umum kepada Ustaz Tani Barus, S.Pd., Gr., CPM., CPLi. Sosok ini dinilai sebagai representasi muballigh modern yang tidak hanya mumpuni di atas mimbar, tetapi juga mapan secara ekonomi.
Tani Barus merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Muta’allimin Tanah Merah yang memiliki latar belakang pendidikan dan keahlian yang beragam. Selain memegang gelar profesi guru, ia kini sedang menempuh studi sebagai Calon Magister Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Kapasitas intelektualnya ini menjadi modal penting dalam mengelola manajerial organisasi dakwah.
Di masyarakat, ia dikenal luas sebagai tokoh agama yang kharismatik. Saat ini, Tani Barus mengemban amanah sebagai Imam Besar Masjid Baitul Ihsan di Desa Subulussalam, Kecamatan Simpang Kiri. Kehadirannya di tengah umat sebagai pemimpin salat dan rujukan konsulstasi keagamaan menjadikannya figur yang sangat dihormati di Kota Subulussalam.
Namun, yang membedakan Tani dengan pendakwah pada umumnya adalah kiprahnya di dunia bisnis. Ia dikenal sebagai pengusaha sukses yang bergelut di bidang jual beli kendaraan. Kemandirian finansial inilah yang menjadi salah satu pertimbangan strategis bagi organisasi untuk menempatkannya sebagai nakhoda keuangan di PEMUDATA selama Enam tahun ke depan.
Ketua Umum PEMUDATA, Ustaz Ahmadi, menegaskan bahwa penunjukan Tani Barus adalah langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan organisasi. Menurutnya, PEMUDATA membutuhkan sosok yang memiliki jiwa kedermawanan tinggi sekaligus pemahaman bisnis yang matang agar organisasi tidak hanya bergantung pada bantuan pihak luar.
Rekam jejak Tani dalam pendirian PEMUDATA pun terbilang sangat krusial. Sejak awal organisasi ini digagas, ia selalu hadir menjadi penyokong utama, terutama di masa-masa sulit. Dedikasinya terhadap dakwah muda di Subulussalam dibuktikannya dengan kerelaan mengorbankan materi demi tegaknya organisasi yang mewadahi para muballigh muda ini.
“Beliau adalah sosok penolong. Di saat PEMUDATA membutuhkan pendanaan mendesak di awal perintisan, Ustaz Tani tak ragu merogoh kocek pribadinya agar kegiatan tetap berjalan. Loyalitas seperti inilah yang kami butuhkan untuk posisi Bendahara Umum,” ujar Ustaz Ahmadi saat menjelaskan alasan penunjukan tersebut,”Kamis (12/2/2026).
Dengan terpilihnya Tani Barus, PEMUDATA Kota Subulussalam optimistis dapat menjalankan program-program dakwah yang lebih mandiri dan berdampak luas. Kombinasi antara profil pendidik, pengusaha, dan pemuka agama yang melekat pada dirinya diharapkan mampu membawa stabilitas finansial bagi kemajuan dakwah di Bumi Syekh Hamzah Fansuri.(*)












