Pedagang Sabang Keluhkan Distribusi Bulog, Harap Penyaluran Lebih Merata

Distribusi bahan pangan dari Bulog di Kota Sabang dikeluhkan sejumlah pedagang karena dinilai belum merata. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Distribusi bahan pangan dari Bulog di Kota Sabang dikeluhkan sejumlah pedagang karena dinilai belum merata. Saat ini, tercatat sebanyak 25 pedagang di Sabang telah menerima distribusi yang tersebar di Pasar Induk serta sejumlah lokasi lainnya.

Salah seorang pedagang di Sabang, Maksalmina, mengaku masih banyak pedagang kecil yang belum mendapatkan distribusi langsung dari Bulog. Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian pedagang harus membeli barang dari pihak lain dengan harga lebih tinggi.

“Kalau bisa distribusi dari Bulog itu merata ke semua pedagang yang ada di Sabang, jangan hanya sebagian saja. Karena kami pedagang kecil juga butuh barang dengan harga stabil supaya bisa tetap jual ke masyarakat,” ujar Maksalmina, Kamis 30 April 2026.

Ia menambahkan, distribusi yang belum merata berdampak pada harga jual di tingkat pedagang. Ketika pasokan terbatas, pedagang terpaksa mengambil barang dari distributor lain dengan harga lebih mahal sehingga keuntungan menjadi lebih kecil.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah BULOG Aceh, Budi Sultika menjelaskan pedagang yang ingin mendapatkan distribusi dari Bulog harus melengkapi sejumlah persyaratan administrasi. Persyaratan tersebut meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, KTP, foto kedai, serta memastikan kedai menjual bahan pokok secara lengkap.

“Untuk mendapatkan distribusi dari Bulog, pedagang harus melengkapi syarat seperti NIB, NPWP, KTP, foto kedai, dan usaha tersebut memang menjual bahan pokok lengkap. Ini dilakukan agar penyaluran tepat sasaran dan sesuai ketentuan,” kata Budi Sultika.

Ia menambahkan, apabila ada pedagang yang ingin mendapatkan subsidi atau menjadi mitra distribusi Bulog, maka persyaratan lengkap tersebut dapat langsung dibawa ke Gudang Bulog Sabang untuk proses pendataan dan verifikasi.

Para pedagang berharap ke depan proses distribusi ini dapat semakin merata dan menjangkau seluruh pelaku usaha kecil di Sabang. Dengan begitu, stabilitas harga bahan pokok dapat terjaga dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *