Habapublik.com, Sabang – Harga emas di Kota Sabang mulai mengalami kenaikan secara perlahan dalam beberapa pekan terakhir. Pada akhir April 2026 harga emas berada di angka Rp8 juta per mayam, dan kini naik menjadi Rp8,1 juta per mayam.
Pemilik toko emas di Jalan Perdagangan Sabang, Zulfikar, mengatakan kenaikan harga emas terjadi mengikuti perkembangan harga pasar nasional. Meski harga mengalami peningkatan, aktivitas transaksi di toko emas justru terlihat sepi.
“Dalam beberapa hari terakhir harga emas memang naik sekitar Rp100 ribu per mayam dibanding akhir April lalu. Namun pembeli maupun warga yang menjual emas masih sangat sedikit,” kata Zulfikar, Sabtu 09 Mei 2026.
Sejumlah toko emas di kawasan pusat perdagangan Kota Sabang tampak lengang sejak beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut berbeda dibandingkan saat harga emas stabil, di mana masyarakat biasanya lebih aktif melakukan transaksi.
Menurut Zulfikar, sebagian masyarakat masih memilih menunggu harga kembali stabil sebelum membeli emas. Sementara warga yang ingin menjual emas juga belum banyak karena berharap harga terus mengalami kenaikan.
“Biasanya kalau harga naik cukup tinggi masyarakat ramai datang, baik untuk membeli maupun menjual. Tapi sekarang suasananya masih sepi dan belum ada peningkatan transaksi yang signifikan,” ujarnya.
Pelaku usaha emas di Sabang berharap kondisi pasar kembali normal dalam beberapa pekan ke depan. Mereka juga berharap daya beli masyarakat mulai membaik sehingga aktivitas perdagangan emas kembali ramai seperti sebelumnya.(*)












