Habapublik.com, Sabang – Peristiwa jatuhnya pesawat TNI AL jenis Nomad P-833 di perairan Ujung Kareung, Sabang, pada 30 Desember 2007 masih menjadi bagian penting dalam sejarah Penerbangan TNI Angkatan Laut. Memasuki tahun ke-19 sejak kecelakaan tersebut terjadi, semangat pengabdian para korban terus dikenang melalui kegiatan tabur bunga yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Kegiatan tabur bunga tahun ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Penerbangan TNI Angkatan Laut Tahun 2026. Upacara dilaksanakan di perairan Ujung Kareung yang merupakan lokasi jatuhnya pesawat Nomad P-833.
Pasops Lanudal Sabang, Kapten Laut (E) Budi Wahyu Sejati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para personel penerbangan TNI AL yang gugur saat menjalankan tugas negara.
“Pelaksanaan tabur bunga ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Penerbangan TNI Angkatan Laut Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi kami untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya personel penerbangan angkatan laut yang telah gugur dalam menjalankan tugas negara,” kata Budi, Jumat 12 Juni 2026.
Menurutnya, Ujung Kareung dipilih karena menjadi saksi tragedi Nomad P-833 yang jatuh saat melaksanakan penerbangan dari Sabang menuju Medan. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kecelakaan yang paling dikenang dalam sejarah penerbangan TNI AL di wilayah barat Indonesia.
Pesawat yang membawa tujuh personel itu dilaporkan mengalami gangguan mesin sebelum jatuh ke laut sekitar satu kilometer dari ujung landasan Bandara Maimun Saleh pada 30 Desember 2007. Lima personel gugur dalam kecelakaan tersebut, sementara dua kru lainnya berhasil selamat.
“Ini menjadi momentum bagi kami sebagai personel penerbangan untuk mengenang jasa para pendahulu yang telah berjuang menjaga NKRI, khususnya di wilayah barat Indonesia. Semangat dan pengabdian mereka harus terus menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujarnya.
Selain mengenang para korban, Lanudal Sabang juga menyalurkan bantuan kepada anak yatim di sekitar Ujung Kareung. Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-70 Penerbangan TNI AL sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat setempat.(*)












