Daerah  

Wali Kota Subulussalam Minta P2K di 34 Kampong Bekerja Maksimal Kawal Pesta Demokrasi Tingkat Desa

Wali Kota Subulussalam, M. Rasyid Bancin.

Habapublik.com, Subulussalam – Wali Kota Subulussalam, M. Rasyid Bancin, meminta seluruh Panitia Pemilihan Kepala Kampong (P2K) di 34 kampong untuk bekerja ekstra maksimal. Ia menegaskan bahwa para panitia tersebut merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam mengawal pesta demokrasi tingkat desa, Selasa 30 Juni 2026.

Menurut Rasyid, sukses atau tidaknya transisi kepemimpinan di tingkat akar rumput berada di tangan para panitia yang bertugas di lapangan. Ketegasan dan netralitas panitia menjadi kunci utama menghindari potensi konflik.

“Seluruh P2K di 34 kampong merupakan ujung tombak Pemerintah Kota Subulussalam untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Kampong secara serentak tahun 2026 ini,” tegas M. Rasyid Bancin di hadapan para peserta sosialisasi.

Agenda sosialisasi ini merupakan bagian dari tahapan wajib kedinasan yang mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 005/560/2026. Regulasi taktis tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam, Hamdansyah, SE, MM.

Sementara itu, Kepala DPMK Kota Subulussalam, Hamdansyah, menjelaskan bahwa setelah sosialisasi aturan main ini rampung, panitia akan langsung dihadapkan pada agenda krusial berikutnya. Tahapan terdekat meliputi pengumuman resmi serta penjaringan bakal calon kepala kampong.

Selain menyaring nama-nama calon pemimpin desa, DPMK juga menginstruksikan pembentukan Petugas Pencatat Pemilih (P2P) di setiap kampong. Petugas ini nantinya memikul tanggung jawab besar untuk memastikan hak pilih masyarakat tercatat dengan akurat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *