Habapublik.com, Sabang — Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Sabang mengikuti Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang. Kegiatan ini bertujuan menyemarakkan syiar Islam sekaligus memperkenalkan Tahun Baru Hijriah kepada generasi muda.
Sebanyak 49 sekolah ikut ambil bagian dalam pawai tersebut, terdiri dari 31 sekolah tingkat SD dan MI, 12 sekolah tingkat SMP dan MTs, serta enam sekolah tingkat SMA, MA, dan SMK. Para peserta menampilkan beragam kreasi bernuansa Islami di sepanjang rute pawai yang diawali dari depan kantor Walikota Sabang dan finish di Sabang Fair.
Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang, Drs. Marwan, mengatakan pawai Muharram menjadi sarana untuk menggaungkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam.
“Tujuan dari pada pawai ini adalah untuk menyemarakkan syiar Islam dan menggaungkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kita ingin memperkenalkan kepada kaum muda bahwa ini adalah tahun baru kita,” kata Marwan, Senin 15 Juni 2026.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, panitia memberikan bantuan biaya dekorasi sebesar Rp1 juta dan transportasi Rp500 ribu kepada setiap sekolah peserta. Selain itu, peserta yang belum meraih juara juga akan menerima hadiah hiburan sebesar Rp1 juta.

Panitia menyediakan hadiah juara pertama sebesar Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, juara ketiga Rp3 juta, dan juara harapan satu Rp2 juta pada masing-masing jenjang pendidikan.
Pemenang akan diumumkan pada malam puncak peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Agung Babussalam Kota Sabang yang juga diisi dengan ceramah 1 Muharram.
Sementara itu salah seorang warga sekaligus orang tua peserta, Nurdewi, menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat besar bagi pembentukan karakter dan pemahaman keagamaan anak-anak.
“Manfaatnya luar biasa sangat besar untuk kehidupan sehari-hari. Dengan selalu mengenakan busana syari dan menerapkan ajaran Islam, harapan kami anak-anak selalu antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan seperti ini,” ujar Nurdewi.
Nurdewi berharap, kegiatan pawai Muharam dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana positif untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap ajaran Islam.(*)












