Daerah  

Perbaikan Lantai Bailey, Sebabkan Antrian Panjang di Jembatan Kutablang

Pada Senin siang, 15 Juni 2026, tepat pukul 14.02 WIB, Jembatan Kutablang Kabupaten Bireuen kembali menjadi sorotan. Deretan kendaraan dari arah Lhokseumawe maupun Banda Aceh tampak mengular, menunggu giliran melintas di jalur utama penghubung dua daerah. Foto: Riyan.

Habapublik.com, Bireuen – Pada Senin siang, 15 Juni 2026, tepat pukul 14.02 WIB, Jembatan Kutablang Kabupaten Bireuen kembali menjadi sorotan. Deretan kendaraan dari arah Lhokseumawe maupun Banda Aceh tampak mengular, menunggu giliran melintas di jalur utama penghubung dua daerah.

Suasana padat ini bukan hal baru, namun kali ini ada cerita di balik antrean yang melelahkan. Di tengah deru mesin dan bunyi klakson, seorang pengguna jalan, Hemi mencoba menenangkan keresahan. Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan baru tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Antrian panjang ini bukan karena pembangunan jembatan baru, melainkan karena perbaikan lantai jembatan darurat. Kendaraan dari arah Medan–Banda Aceh atau sebaliknya harus bergantian melintas,” jelasnya kepada Habapublik.com.

Plat baja jembatan Bailey yang rusak dan menganga membuat kendaraan harus ekstra hati-hati, bergantian melewati jalur sempit itu. Harapan besar kini tertuju pada proses perbaikan.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN Aceh) menyebutkan bahwa pembangunan jembatan permanen Kutablang dan Teupin Mane ditargetkan rampung atau fungsional pada Agustus 2026 mendatang.

“Untuk saat ini Kutablang sudah berprogres 46 persen. Insya Allah bisa selesai di Juli, paling lambat Agustus 2026 fungsional,” ujar Plt Kepala BPJN Aceh, Zulkarnaini, di Aceh Barat, dikutip dari Antara.

Sementara itu, akses masih mengandalkan jembatan darurat Bailey dengan sistem buka tutup satu arah selama 30–60 menit dari masing-masing jalur. Kutablang bukan sekadar jembatan, melainkan jalur logistik vital yang menghubungkan Provinsi Aceh dengan Sumatera Utara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *