12 Jamaah Haji Aceh Meninggal di Tanah Suci, PPIH Sampaikan Duka Mendalam

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Drs. H. Arijal, M.Si., didampingi Humas Embarkasi PPIH Aceh, H Darwin

Habapublik.com, Banda Aceh – Sebanyak 12 jamaah haji asal Embarkasi Banda Aceh (BTJ) dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M. Para jamaah yang berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Aceh tersebut meninggal dunia akibat berbagai faktor kesehatan dan telah dimakamkan di lokasi pemakaman suci di Arab Saudi.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Drs. H. Arijal, M.Si., mengatakan hingga Kamis (18/6/2026), tercatat 12 jamaah haji asal Aceh meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

“Berdasarkan data PPIH Embarkasi Aceh, hingga 18 Juni 2026 terdapat 12 jamaah haji asal Aceh yang wafat di Tanah Suci. Mereka berasal dari Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Selatan, Bireuen, Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Aceh Tamiang,” ujar Arijal didampingi Humas PPIH Embarkasi Aceh, H. Darwin.

Ia menjelaskan, sebagian besar jamaah meninggal dunia akibat gangguan kesehatan, seperti serangan jantung, gagal napas, penyakit ginjal kronis, serta komplikasi penyakit penyerta lainnya.

Atas peristiwa tersebut, kata Arijal PPIH Embarkasi Aceh menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga jamaah yang ditinggalkan

“Atas nama PPIH Embarkasi Aceh dan seluruh petugas haji, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya para jamaah haji Aceh di Tanah Suci. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, mengampuni segala dosa dan khilafnya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Arijal.

PPIH juga mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk menerima musibah tersebut dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Kehilangan orang tua, suami, istri, maupun anggota keluarga tercinta tentu menjadi ujian yang berat. Namun, wafat saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci merupakan kemuliaan yang diharapkan oleh setiap Muslim.

“Kami mengajak seluruh keluarga untuk bersabar dan ikhlas menerima ketetapan Allah SWT. Mari kita doakan agar seluruh jamaah yang wafat memperoleh husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan kelapangan hati,” lanjutnya.

Kepergian para jamaah tersebut juga meninggalkan kenangan mendalam bagi petugas haji dan keluarga. Belum lama berselang, mereka masih mengikuti rangkaian persiapan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Aceh. Selama masa karantina, para jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan akhir, menerima dokumen perjalanan, mengikuti bimbingan manasik terakhir, hingga menerima uang saku (living cost) sebagai bekal selama berada di Arab Saudi.

PPIH Embarkasi Aceh memastikan seluruh jamaah yang wafat telah mendapatkan pelayanan terbaik dari petugas haji di Arab Saudi, mulai dari proses pemulasaran jenazah hingga pemakaman sesuai ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Para jamaah tersebut dimakamkan di sejumlah lokasi pemakaman suci, seperti Jannatul Baqi di Madinah dan pemakaman Syaraya di Makkah.

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah juga menjamin pemenuhan hak-hak jamaah yang wafat. Bagi jamaah yang belum sempat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, telah dilakukan badal haji sesuai ketentuan yang berlaku, begitu juga dan dokumen terkait hak jamaah dan administrasi lainnya, akan diproses dan diserahkan kepada ahli waris setelah operasional penyelenggaraan ibadah haji selesai.

PPIH Embarkasi Aceh mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mendoakan para jamaah yang telah berpulang agar memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT serta mendapatkan predikat haji yang mabrur.

“Semoga para dhuyufurrahman yang wafat di Tanah Suci memperoleh husnul khatimah, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di surga terbaik. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan. Amin ya Rabbal Alamin,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *