Habapublik.com, Takengon – Perkembangan harga bahan pokok di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, menunjukkan dinamika fluktuatif. Sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga cukup signifikan, sementara sebagian lainnya justru turun dibandingkan minggu lalu.
Berdasarkan laporan resmi Dinas Perdagangan Aceh Tengah, minyak Goreng Kita naik dari Rp16.000 menjadi Rp17.000 per liter atau naik 6,25 persen. Gas Elpiji 12 kg juga meningkat dari Rp230.000 menjadi Rp250.000 per tabung atau mengalami kenaikan 8,7 persen. Kenaikan paling mencolok terjadi pada bawang merah yang melonjak dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram atau naik 25 persen.
Selain itu, buncis, cabe caplak, cabe hijau, kentang, tomat lokal, udang jumbo, jeruk nipis, jeruk sayur, dan terong belanda turut mencatat kenaikan harga dengan persentase antara 7 hingga 33 persen. Ikan bandang dan tongkol juga naik dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram (16,67 persen).
Di sisi lain, beberapa komoditi mengalami penurunan harga. Telur ayam kampung turun dari Rp64.000 menjadi Rp63.000 per kilogram (1,56 persen). Jagung pilihan turun dari Rp9.000 menjadi Rp8.000 per kilogram (11,11 persen).
Komoditi kopi juga mengalami penurunan cukup terasa. Kopi arabika biji kering turun dari Rp125.000 menjadi Rp115.000 per kilogram (8 persen). Kopi arabika gabah turun dari Rp65.000 menjadi Rp60.000 per kilogram (7,69 persen), sedangkan kopi arabika gelondong turun dari Rp20.000 menjadi Rp17.000 per kilogram (15 persen).(*)












