Cokbang Hadirkan Wisata Kakao dari Kebun hingga Cetak Cokelat

Coklat Sabang (Cokbang) menghadirkan program wisata edukasi yang menggabungkan agrowisata kebun kakao dengan pengalaman mencetak cokelat sendiri bagi wisatawan. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Coklat Sabang (Cokbang) menghadirkan program wisata edukasi yang menggabungkan agrowisata kebun kakao dengan pengalaman mencetak cokelat sendiri bagi wisatawan. Program ini menjadi salah satu daya tarik baru yang ditawarkan untuk memperkaya pengalaman berkunjung ke Kota Sabang.

Kepala Produksi Coklat Sabang, Melan Meta Diansyah mengatakan, wisatawan tidak hanya dapat membeli produk cokelat, tetapi juga melihat langsung proses budidaya kakao. Pengunjung diajak mengenal perjalanan kakao dari kebun hingga menjadi produk siap konsumsi.

“Salah satu program kita adalah agrowisata. Jadi wisatawan bisa berkunjung ke kebun untuk melihat proses fermentasi, pengeringan, mengenal pohon kakao, hingga memahami bagaimana kakao diolah menjadi cokelat,” kata Melan, Rabu 24 Juni 2026.

Selain mengunjungi kebun, wisatawan juga dapat mengikuti kegiatan mencetak cokelat sendiri di lokasi produksi. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung untuk mengenal proses pembuatan cokelat.

Melan menjelaskan, minat wisatawan terhadap program agrowisata dan cetak cokelat cukup tinggi. Sebagian besar pengunjung memilih mengunjungi kebun terlebih dahulu sebelum mengikuti kegiatan pembuatan cokelat.

“Selama tidak hujan, biasanya mereka ingin ke kebun dulu baru mencetak cokelat. Tapi kalau hujan, wisatawan langsung mengikuti kegiatan cetak cokelat di sini,” ujarnya.

Untuk mengikuti program tersebut, Cokbang menyediakan paket Jelajah Coklat seharga Rp190 ribu per orang yang mencakup kunjungan ke kebun kakao, kegiatan mencetak dan mengemas cokelat, serta minuman cokelat gratis.

Selain itu tersedia pula paket Eksplorasi Coklat seharga Rp150 ribu per orang yang berfokus pada kegiatan mencetak dan mengemas cokelat serta dilengkapi minuman cokelat gratis.

Program tersebut juga mulai diminati wisatawan mancanegara melalui kerja sama dengan sejumlah agen perjalanan. Melalui program ini, Cokbang berharap dapat memperkenalkan kakao Sabang secara lebih luas sekaligus mendukung pengembangan wisata edukasi berbasis produk lokal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *