Ragam  

PIM Bantu Mesin Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Sabang

PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan satu unit mesin pencacah nilam dan satu unit mesin penggiling jagung kepada Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Batee Shok, Kota Sabang.Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan satu unit mesin pencacah nilam dan satu unit mesin penggiling jagung kepada Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Batee Shok, Kota Sabang.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

Staf Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pupuk Iskandar Muda, Rezki Zufina, mengatakan penyaluran bantuan disertai pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin bagi pengelola BUMG serta kelompok tani.

Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi langkah awal dalam meningkatkan kapasitas petani agar mampu memanfaatkan sarana produksi secara optimal.

“Dengan kehadiran mesin ini, kami berharap dapat meningkatkan pendapatan petani. Kemudian dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin agar hasil panen dapat dimaksimalkan,” kata Rezki Zufina, Sabtu 04 Juli 2026.

Rezki menambahkan, PT Pupuk Iskandar Muda telah menjadwalkan pelatihan lanjutan bagi petani nilam, padi gogo, dan jagung pada triwulan ketiga hingga keempat tahun 2026. Kegiatan itu merupakan implementasi Program Relawan Bakti BUMN yang mengoptimalkan kompetensi karyawan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di wilayah distribusi pupuk perusahaan, termasuk Kota Sabang.

Sementara itu, Keuchik Gampong Batee Shok, Ridwan, mengapresiasi dukungan PT Pupuk Iskandar Muda dan Dinas Pertanian yang dinilai memberi semangat baru bagi petani. Ia berharap pembinaan terus berlanjut agar kemampuan petani meningkat dan sektor pertanian di desanya semakin berkembang.

“Harapan kami program ini terus berlanjut dan pemerintah bersama Dinas Pertanian terus membimbing petani kami. Kami berharap Gampong Batee Shok ke depan bisa menjadi lumbung pangan Kota Sabang,” ujar Ridwan.

Saat ini Gampong Batee Shok memiliki sekitar 80 petani nilam dengan luas lahan mencapai 40 hektare. Mesin pencacah nilam diserahkan kepada komunitas petani nilam, sedangkan mesin penggiling jagung dikelola oleh BUMG sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas pertanian.

PT Pupuk Iskandar Muda berharap bantuan sarana produksi, pelatihan, dan pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan Gampong Batee Shok sebagai salah satu lumbung pangan di Kota Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *