Habapublik.com, Subulussalam – Tiga kandidat dalam Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong) di Kampong Bunga Tanjung, Kecanatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, menunjukkan komitmen politik damai dengan mendaftar secara bersama-sama. Momen pendaftaran yang sarat dengan pesan persaudaraan ini berlangsung usai pelaksanaan ibadah salat Jumat, 10 Juli 2026.
Langkah bersama ketiga calon pemimpin desa ini sengaja dilakukan untuk meredam tensi politik di tingkat akar rumput. Titik keberangkatan dimulai dari Masjid Al Istiqamah, tempat di mana para kandidat dan pendukungnya berbaur tanpa sekat kompetisi.
Suasana sejuk makin terasa saat rombongan bergerak dengan iringan lantunan salawat dari Grup Rabbana setempat. Langkah ini dinilai sebagai simbol bahwa pesta demokrasi tingkat desa harus dilandasi dengan niat baik dan nilai-nilai religius.
Tidak ada pengerahan massa secara berlebihan yang memicu gesekan. Sebaliknya, jamaah salat Jumat, warga lokal, hingga para pendukung masing-masing kandidat berjalan beriringan dengan tertib menuju lokasi pendaftaran.
Aksi simpatik para calon ini juga mendapat pengawalan langsung dari struktur kelembagaan desa. Tampak hadir di lokasi di antaranya Ketua Badan Permusyawaratan Kampong (BPG), Imam Masjid, Ketua Pemuda, serta sejumlah tokoh masyarakat lintas generasi.
Kehadiran para tokoh penting dan seluruh unsur elemen warga ini menegaskan adanya konsensus bersama. Mereka berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh tahapan Pilkades agar berjalan jujur, adil, aman, dan bermartabat.
Di tengah prosesi tersebut, tokoh masyarakat setempat, Biasa Lingga, mengingatkan warga agar tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan politik yang sifatnya sementara. Ia meminta masyarakat kedewasaan dalam berdemokrasi.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun persaudaraan dan persatuan masyarakat Kampong Bunga Tanjung harus tetap menjadi yang utama,” ujar Biasa Lingga.
Ia juga mengimbau kepada seluruh tim sukses dan simpatisan untuk menahan diri dari tindakan provokatif. Dirinya mengajak semua lapisan masyarakat menjaga kondusivitas, ketertiban, dan saling menghormati hingga penghitungan suara usai.
Warga Kampong Bunga Tanjung kini berharap, kekompakan yang ditunjukkan oleh ketiga kandidat di awal tahapan ini dapat bertahan hingga akhir. Suksesnya Pilkades ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin visioner yang membawa kemajuan dan kesejahteraan desa.(*)












