Menang Adu Penalti, Talenta Aceh Juara Piala Soeratin U15

SSB Talenta Aceh juara Piala Soeratin U15 setelah menaklukkan Juang FC melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 pada partai final yang berlangsung di Stadion Blang Paseh, Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu, 29 Agustus 2026. Ketua PSSI Aceh Nazir Adam menyerahkan trophy kepada SSB Talenta Aceh usai pertandingan. Foto: Humas PSSI Aceh.

Habapublik.com, Sigli – SSB Talenta Aceh memastikan diri menjadi juara Piala Soeratin U15 setelah menaklukkan Juang FC melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 pada partai final yang berlangsung di Stadion Blang Paseh, Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kemenangan tersebut mengantarkan Talenta Aceh menjadi wakil Aceh untuk melaju ke putaran nasional Piala Soeratin U15.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Juang FC tampil mengenakan jersey oranye, sementara Talenta Aceh turun dengan kostum biru gelap.

Talenta Aceh mencoba membangun serangan melalui permainan umpan-umpan pendek. Sementara itu, Juang FC lebih banyak mengandalkan umpan-umpan panjang dan serangan balik untuk membongkar pertahanan lawan.

Kedua tim bermain dengan tempo tinggi dan cukup keras. Sejumlah peluang tercipta dari kedua kubu, sebelum Talenta Aceh akhirnya membuka keunggulan.

Talenta Aceh mencetak gol melalui pemain bernomor punggung 44, Maulana Malik. Ia berhasil melewati dua pemain belakang Juang FC sebelum melepaskan tendangan keras yang mengarah ke gawang yang dijaga Atha Imam.

Talenta Aceh hampir menggandakan keunggulan. Maulana Malik kembali mendapatkan peluang dan melepaskan sepakan ke arah gawang, namun bola hanya membentur mistar.

Juang FC kemudian merespons dan berhasil menyamakan kedudukan. Pemain bernomor punggung 7, Hifzil, memanfaatkan kegagalan pemain belakang Talenta Aceh dalam menghalau bola untuk mencetak gol. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali bermain terbuka dan saling melancarkan serangan. Pertandingan semakin ketat ketika penjaga gawang Talenta Aceh, Ragil Angkas, harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah akibat melakukan pelanggaran terhadap striker Juang FC bernomor punggung 9, Barahhatullah.

Juang FC mendapat hadiah tendangan bebas dari pelanggaran tersebut. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh kapten Juang FC, Muhammad Syarif, yang sukses mengeksekusi tendangan bebas menjadi gol. Juang FC berbalik unggul 2-1.

Meski bermain dengan tekanan, Talenta Aceh tidak menyerah. Menjelang akhir babak kedua, Talenta Aceh berhasil menyamakan kedudukan melalui Nafis Juanda, pemain bernomor punggung 9.

Nafis yang menggiring bola kemudian melepaskan sepakan ke sudut kanan gawang Juang FC. Bola bersarang di gawang dan mengubah skor menjadi 2-2.

Kedudukan tersebut bertahan hingga waktu normal berakhir. Juara Piala Soeratin U15 pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam drama adu penalti, Talenta Aceh mengawali eksekusi melalui pemain nomor 6 yang gagal mencetak gol. Eksekutor nomor 47 sukses, sementara nomor 12 kembali gagal. Nomor 5, 7, dan 55 kemudian berhasil menjalankan tugasnya.

Sementara dari kubu Juang FC, eksekutor nomor 7 gagal mencetak gol. Nomor 9 berhasil, nomor 20 gagal, sedangkan nomor 3 dan 21 sukses menjalankan tugas. Eksekutor terakhir nomor 25 gagal mencetak gol.

Talenta Aceh akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor 4-3. Kemenangan tersebut memastikan Talenta Aceh keluar sebagai juara Piala Soeratin U15 dan berhak melaju ke putaran nasional untuk mewakili Aceh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *