Habapublik.com, Tapaktuan – Memasuki musim kemarau Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gampong Drien, Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan. Kebakaran yang terjadi sejak Jumat hingga Senin 31/8/2026 menghanguskan sekitar 7 hektare lahan.
Laporan Pusdalops BPBD Aceh Selatan, kebakaran diketahui setelah petugas menerima informasi mengenai munculnya api di wilayah tersebut. Sejumlah titik panas atau hotspot juga terpantau di sekitar lokasi.
Petugas Damkarmat PB WMK 05 Bakongan kemudian diterjunkan untuk melakukan pemadaman, pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.
Hingga Senin malam (31/8/2028), api dilaporkan telah berhasil dipadamkan sekitar 90 persen. Namun, asap tipis masih terlihat dari sisa pembakaran sehingga petugas tetap melakukan pemantauan di lokasi.
Petugas menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemadaman, titik api berjarak sekitar 4 kilometer dari permukiman, sementara sumber air di sekitar lokasi terbatas. Kondisi cuaca panas dan tiupan angin juga sempat mempercepat penyebaran api.
Dugaan sementara, kebakaran berasal dari aktivitas pembukaan lahan untuk perkebunan. Namun, sumber api tersebut masih dalam penanganan dan pemantauan pihak terkait.
Dalam proses penanganan, petugas menggunakan empat unit mesin jinjing, tujuh roll selang, serta mesin pompa milik masyarakat. Unsur yang terlibat antara lain BPBD Aceh Selatan, Damkarmat, TNI, Polri, TNGL Resort Bakongan, KPH Bakongan, dan masyarakat.(*)












