Habapublik.com, Meureudu – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Pidie Jaya, Hazaini, SE., Ak., memastikan lokasi bekas aksi demonstrasi di simpang jalan layang (SP) Meureudu, Pidie Jaya, kembali bersih dan tertib seusai aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung pada Senin (31/8/2026) sore.
Dari foto yang dikirim kepada wartawan habapublik.com, Rabu (2/9/2026), tampak Hazaini turun langsung bersama personel Satpol PP Pidie Jaya untuk melakukan pembersihan dan sterilisasi kawasan tersebut.
Sejumlah bekas baliho dan atribut yang masih terbentang di lokasi ditertibkan agar baliho tersebut tidak mengganggu pemandangan maupun aktivitas masyarakat yang melintas. Petugas memastikan area sekitar jalan layang tidak terdapat material yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.
Hazaini menegaskan kewajibannya melakukan penertiban sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga fasilitas umum dan kenyamanan masyarakat. Apa lagi sebuah kegiatan berlangsung di ranah publik, kondisi lokasi perlu segera dikembalikan seperti sediakala.
“Setelah aksi selesai, kita langsung membersihkan lokasi. Kita ingin memastikan kawasan ini kembali rapi dan tidak ada lagi bekas baliho maupun atribut yang dapat mengganggu masyarakat,” tegas Hazaini dalam keterangannya.
Ia menambahkan, penyampaian pendapat melalui aksi demonstrasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, kebersihan dan ketertiban lingkungan setelah kegiatan demo tetap menjadi tanggung jawab bersama.
Terakhir Hazaini berharap seluruh pihak turut menjaga kebersihan dan ketertiban ruang publik. Usai dibersihkan, kawasan SP jalan layang Meureudu kembali bersih dan tertib, sementara pihak Satpol PP Pidie Jaya tetap berkomitmen terus menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.
Sebelumnya diberitakan sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Pidie Jaya kembali menyoroti progres pemulihan dan rekonstruksi pascabencana. Dalam aksi di simpang jalan layang, Senin (31/8/2026) sore.
Dalam aksi mereka mendesak pemerintah setempat terbuka terkait data progres, anggaran, target, serta kepastian penyelesaian recovery di Pidie Jaya. Desakan disampaikan Koordinator Lapangan Mirzatul Akmal (Black) dan Muhammad Rizha.(*)












